BolaSkor.com -

"Sepak Bola Indonesia adalah Hiburan Rakyat"

Kalimat ini memang sudah menggema sejak sepak bola pertama kali dimainkan di Tanah Air. Para kaum pribumi akhirnya membuat bond di setiap daerah untuk menandingi Hindia Belanda. Munculah seperti Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (BIVB), Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ), hingga Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB).

Stigma ini terus melekat di sepak bola Indonesia yang dijadikan hiburan rakyat. Tua-muda, pria-wanita, hingga anak-anak menikmati jalannya pertandingan sepak bola, meskipun sekedar pertandingan antar kampung.

Sayang, hiburan rakyat ini sempat mati Suri akibat pandemi COVID-19. Virus Corona membuat sepak bola Indonesia sepi. Kompetisi terhenti, suporter menepi.

Hampir satu tahun lamanya, sepak bola Indonesia kembali bangkit. Namun, pertandingan sepak bola tak dibolehkan suporter datang ke stadion.

Baca Juga:

Eduardo Almeida Jawab Tudingan Parkir Bus dari Borneo FC

Eduardo Almeida Tegaskan Perjuangan Arema FC Belum Selesai di Piala Presiden 2022

Piala Presiden 2022
Logo Piala Presiden 2022. (Istimewa)

Piala Presiden 2022

Sampai pada akhirnya, tiba gelaran Piala Presiden 2022. Turnamen bergengsi ini menjadi tonggak awal suporter secara komersil datang ke stadion, menyaksikan dan mendukung tim kesayangannya bertanding.

Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2022 memperbolehkan penonton hadir dengan kuota 75 persen dari kapasitas stadion. Ini sesuai kesepakatan dan rekomendasi dari stakeholders terkait, mulai dari PSSI, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Satgas COVID-19.

Akan tetapi, perlu diingat, para penonton yang hadir ke stadion harus memenuhi protokol kesehatan, yakni sudah Vaksin Booster, alias lengkap.

Alhasil, kehadiran suporter di stadion saat Piala Presiden 2022 menjadi acuan agar kompetisi Liga 1 2022/2023 lebih disiplin lagi.

Piala Presiden 2022
Suasana pertandingan antara PSIS Semarang Vs Arema FC. (Media Piala Presiden 2022)

“Kita harus menyambut liga 1 2022/2023 dengan euforia yang menurut saya cukup menarik karena penonton datang lagi ke stadion. Kebetulan saat ini sedang ada turnamen pramusim sebagai ajang uji coba, mari kita sukseskan ajang Piala Presiden,” kata Ketua OC Piala Presiden 2022, Akhmad Hadian Lukita.

“Dari sana, kami akan mengevaluasi Piala Presiden untuk membuat Liga 1 dan 2 aman dan lebih kondusif. Kalau saya lihat supporter sudah menunjukkan perilaku baik pada pertandingan yang telah berjalan. Meskipun memang masih ada beberapa masalah,” sambung pria yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) tersebut.

Dahaga suporter terbayarkan. Mereka berbondong-bondong datang melepas rindu mendukung dan menyaksikan tim kesayangannya bertanding seperti dulu kala.

Maruah sepak bola Indonesia melalui Piala Presiden 2022 sebagai hiburan rakyat pun approved. Kembali seperti sediakala.

Hiburan rakyat berkualitas pun dibuktikan. Dikutip dari berbagai sumber, rating Piala Presiden 2022 yang selalu tidak pernah keluar dari dua besar dari hari pertama tayang.