BolaSkor.com - Kepala bidang humas dan media PBSI, Broto Happy, menilai penundaan Piala Sudirman 2021 bisa berdampak positif. Tim Indonesia justru bisa melakukan persiapan lebih panjang.

Piala Sudirman 2021 seharusnya dihelat pada 23-30 Mei di Suzhou, China. Namun, pandemi Covid-19 lagi-lagi membuat jadwal turnamen dunia berantakan.

“Kalau kita ambil sisi keuntungannya, ada persiapan yang cukup panjang untuk ke Piala Sudirman. Selain itu kita juga masih menyesuaikan jadwal para atlet akibat banyaknya jadwal turnamen yang berubah atau terpaksa ditunda,” ujar Broto.

Kemungkinan, Piala Sudirman 2021 digeser ke September. Dalam rentang waktu tersebut, PBSI berharap pembagian vaksin sudah merata ke seluruh atlet dan situasi pandemi mereda.

Baca Juga:

Jonatan Christie Cs Jalani Latihan Khusus Jelang All England

Pelatih Tunggal Putra Pasang Target Tinggi untuk Shesar

“Dalam kondisi pandemi seperti ini pastinya kita ingin bertanding tanpa rasa waswas. Untuk sementara, ini adalah keputusan yang baik. Karena prioritas kita pastinya soal kesehatan dan keselamatan para atlet,” tutur Broto.

“Semoga dengan ditunda ke September, pandemi mungkin mulai mereda. Vaksin juga sudah diberikan ke lebih banyak orang,” imbuhnya.

Selain Piala Sudirman 2021, turnamen lain yang ikut mengalami penundaan adalah Malaysia Open, Indonesia Open, serta Indonesia Masters. Malaysia Open sedianya berlangsung pada 31 Maret, namun jadwal digeser menjadi 25 Mei 2021.