BolaSkor.com - Tidak ada Derby Madrid pada final Piala Super Spanyol musim ini. Athletic Bilbao mengubur asa Atletico Madrid untuk jumpa Real Madrid di partai puncak.

Dalam laga semifinal yang berlangsung di King Fahd International Stadium, Jumat (14/1) dini hari WIB, Bilbao mengalahkan Atletico dengan skor tipis 2-1. Kemenangan tersebut diraih lewat sebuah comeback.

Atletico langsung memecah kebuntuan di awal laga lewat aksi Joao Felix. Namun gol itu dianulir karena offside.

Babak pertama pun berjalan cukup membosankan. Skor 0-0 akhirnya bertahan hingga turun minum.

Baca Juga:

Kalahkan Barcelona, Ancelotti Bantah Madrid Tampil Bertahan

5 Fakta Menarik dan Bukti Superioritas Real Madrid di El Clasico

Mengenang Sengitnya Duel Terakhir Messi dan Ronaldo di Piala Super Spanyol

Usia jeda, kedua tim bermain lebih agresif. Hal ini membuat pertandingan menjadi lebih menarik.

Atletico akhirnya bisa memecah kebuntuan pada menit ke-62 lewat gol bunuh diri Unai Simon. Berawal dari sundulan Joao Felix yang membentur tiang, bola justru terkena badan kiper Timnas Spanyol tersebut dan masuk ke gawang.

Kebobolan dengan cara yang cukup konyol tak membuat mental para pemain Bilbao terganggu. Mereka masih memberikan perlawanan sengit.

Bilbao pun mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-77. Sepak pojok Iker Muniain disambut sundulan Yeray Alvarez dan tak bisa diantisipasi Jan Oblak.

Empat menit berselang, Bilbao justru berbalik unggul. Nico Williams menyambut bola liar di kotak penalti dengan tembakan first time yang melesat ke pojok gawang Atletico.

Di sisa waktu, laga berjalan semakin keras. Atletico bahkan harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain setelah Jose Gimenez menerima kartu merah langsung usai melanggar keras Inigo Martinez.

“Saya bangga melatih tim ini karena kami mampu bersaing dengan rival mana pun. Kami memainkan permainan yang cukup lengkap dan tidak membiarkan diri kami mendapat terlalu banyak tekanan," kata pelatih Bilbao, Marcelino Garcia usai laga.

"Di babak kedua, gol datang dan begitu juga penyelamatan yang sangat bagus dari (Jan) Oblak. Namun kami memiliki kendali permainan dan kami adalah tim yang unggul.”

Sementara itu, kekalahan dari Bilbao membuat Diego Simeone cukup terpukul. Pelatih Atletico itu tak mengerti apa yang salah dari tim asuhannya.

“Secara umum itu adalah permainan yang bagus. Pada akhirnya dengan hasil, ini menjadi terlihat lebih buruk," kata Simeone.

“Kami harus meningkatkan dalam pelatihan dan dalam pekerjaan sehari-hari untuk mencegah situasi yang terus datang. Kami percaya pada pekerjaan yang kami lakukan."

Bilbao akan menantang Madrid pada laga final di stadion yang sama, Senin (17/1) dini hari mendatang. Ini merupakan duel antara juara dari dua edisi terakhir.