BolaSkor.com - Gelandang anyar Chelsea, Saul Niguez, mengakui keputusan angkat kaki dari Atletico Madrid sangat sulit. Saul menegaskan, dirinya takut rindu dengan keluarga. Selain itu, ia juga tidak lancar berbahasa Inggris.

Chelsea akhirnya menuntaskan misi memboyong Saul Niguez jelang penutupan bursa transfer. The Blues fokus mengejar Saul setelah kesepakatan memboyong Jules Kounde sulit dicapai.

Menurut kabar yang beredar, untuk bisa mendapatkan servis Saul, Chelsea mengeluarkan dana 5 juta euro hanya untuk meminjam. Setelah itu, jika ingin memermanenkan, London Biru perlu mengucurkan dana tambahan 40 juta euro.

Baca Juga:

Cristiano Ronaldo dan Tradisi Penyerang Gaek di Manchester United

Update Deadline Bursa Transfer: Peluang Chelsea Datangkan Jules Kounde Menipis

Kesibukan Chelsea pada Deadline Bursa Transfer

Saul

Bergabung dengan Chelsea merupakan tantangan besar untuk Saul. Apalagi, ini merupakan pertama kalinya gelandang 26 tahun itu berkarier di luar Spanyol.

"Saya tidak tahu apakah bisa bertahan pada musim ini seperti tahun lalu atau dua musim lalu. Namun, saya perlu menemukan diri sendiri lagi dan kemudian Chelsea muncul dengan sendirinya," tegas Saul seperti dilaporkan AS.

"Keputusan hengkang adalah yang paling rumit karena saya akan pergi sendirian tanpa istri dan keluarga. Selain itu, saya juga hampir tidak paham bahasa Inggris."

Meski meninggalkan Atletico, tetapi Saul menegaskan hubungannya tetap berlangsung baik. "Meskipun saya pergi, tetapi hubungan dengan pelatih dan klub sangat harmonis," ujar Saul.

Sejatinya, Saul Niguez merupakan pemain didikan akademi Real Madrid. Kemudian, ia menuju Atletico pada 2008. Saul sempat dipinjamkan ke Rayo Vallecano untuk mendapatkan jam terbang. Menurut statistik, Saul tampil dalam 340 laga dan mencatatkan 43 gol plus 20 assist bersama Los Rojiblancos.