BolaSkor.com - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, buka suara terkait pernyataan Mauricio Pochettino yang menegaskan Kylian Mbappe pasti akan bertahan. Don Carlo menyebut jika merupakan hal yang wajar jika pelatih tidak berkata yang sebenarnya.

Kylian Mbappe menjadi pemain yang paling sering dikaitkan dengan Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir. Madrid dikabarkan telah menyiapkan kontrak besar untuk pemain asal Prancis itu. Madrid ingin memboyong Mbappe dengan status bebas transfer dari PSG.

Namun, PSG tidak tinggal diam. Les Parisiens melakukan berbagai cara agar Mbappe bertahan. Bahkan, PSG siap menjadikan Mbappe sebagai pemain dengan gaji termahal di klub. Harapannya, Mbappe jadi bersedia meneken kontrak anyar.

Baca Juga:

Peran Cristiano Ronaldo di Balik Ketajaman Gol Karim Benzema

Tak Terlalu Kecewa Madrid Kalah, Ancelotti Siapkan Balas Dendam di Bernabeu

Ancelotti Respons Rumor Transfer Rudiger dengan Candaan

Mauricio Pochettino yang berada di belakang kemudi PSG pun optimistis Kylian Mbappe tidak pergi. Ia menegaskan jika sejauh ini ada titik terang dalam negosiasi dengan Mbappe.

"Pada kasus ini, 100 persen dia akan bertahan. Itulah yang saya rasakan hari ini," tegas Pochettino seperti dilaporkan Mirror.

"Itu yang bisa saya katakan hari ini. Saya tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Itulah yang sara rasakan saat ini. Inilah sepak bola dan kita tidak pernah tahu apa yang terjadi."

"Namun, saya harus menjawab pertanyaan berdasarkan bagaimana yang saya rasakan hari ini. Itulah yang telah saya lakukan," urai Pochettino.

Pernyataan tersebut mendapat respons dari Carlo Ancelotti. Ia menilai, wajar jika ada pelatih yang menutupi kebenaran.

"Para pelatih di konferensi pers tidak bisa mengatakan yang sebenarnya. Itu normal," papar mantan pelatih AC Milan itu.

Namun, Ancelotti tidak mau menambah bola liar lebih besar. Ia hanya ingin Madrid meraih hasil maksimal melawan Espanyol. Asalkan tidak kalah, Los Blancos akan memastikan gelar LaLiga. Apalagi, Madrid masih berjuang di leg kedua semifinal Liga Champions.

"Suporter Madrid memikirkan dua hal yakni menang besok dan menang pada Rabu. Itulah yang kami pikirkan," terang Ancelotti.