BolaSkor.com - Derby della Madonnina yang mempertemukan AC Milan melawan Inter Milan sudah berakhir pada akhir pekan lalu. Inter menang tiga gol tanpa balas. Namun, terjadi polemik soal pergantian pemain yang dilakukan Nerazzurri.

Sebelumnya, mantan wasit Italia, Tiziano Pieri, mengeluarkan pernyataan kontroversial. Berbicara di acara RAI TV, Pieri menganggap Inter melakukan kesalahan dalam pergantian pemain.

"Kemungkinan besar Inter melakukan kesalahan karena menggunakan jatah waktu pergantian pemain melewati batas," ujar Pieri.

Baca Juga:

Legenda Milan Nilai Lebih Sulit Jaga Lukaku daripada Ibrahimovic

AC Milan 0-3 Inter Milan: Martinez dan Lukaku Nodai Rekor Donnarumma

5 Hal yang Jarang Diketahui dari Derby della Madonnina

Derby della Madonnina

Selama masa pandemi, FIFA memang mengizinkan kompetisi menggunakan lima pergantian pemain dalam satu pertandingan. Namun, pergantian pemain itu hanya bisa dilakukan dalam tiga slot waktu.

"Pada menit ke-78, Darmian dan Gagliardini masuk. Itu adalah slot pertama. Kemudian, Sanchez menggunakan slot kedua. Setelah itu, Young masuk menggunakan slot ketiga. Pergantian kelima, Vidal, masuk pada slot keempat yang tidak diperbolehkan FIFA."

Pernyataan tersebut memantik perdebatan. Sebab, kemenangan Inter terancam dibatalkan karena melakukan kesalahan pergantian pemain.

Akui Berbuat Khilaf

Namun, bila ditelisik lebih dalam berdasarkan laporan pertandingan yang dibuat wasit, Inter tidak menyalahi aturan. Gagliardini, Sanchez, dan Darmian masuk dalam satu slot pergantian pemain. Jadi, Nerazzurri total menggunakan tiga slot.

Sadar keliru, Pieri meminta maaf di Twitter. Ia mengaku salah dalam menghitung pergantian.

"Hari ini, selama program La Giostra del Gol, saya membaca laporan yang salah soal pergantian pemain Inter Milan. Itu adalah kesalahan yang saya jelaskan selama program. Saya meminta maaf atas kesalahan ini," tulis Pieri.