BolaSkor.com – Kebocoran dokumen-dokumen penting sepak bola yang dikenal dengan istilah Football Leaks terus menjadi topik hangat yang dibicarakan di Eropa saat ini. Terbaru, Der Spiegel, media Jerman yang membocorkan banyaknya isu kontroversial, melibatkan figur beken asal Italia, Roberto Mancini.

Pelatih berusia 53 tahun diyakini terlibat dalam pusaran konspirasi yang melibatkan Manchester City dengan UEFA guna mengakali FFP (Financial Fair Play). Mancini, kabarnya, menerima kontrak dobel ketika ia melatih Man City pada medio 2009-2013.

Mancini sepakat menerima gaji tahunan sebesar, 1,45 juta poundsterling atau sekira Rp27 miliar, plus bonus dan insentif lainnya untuk melatih Man City pasca meninggalkan klub sebelumnya, Inter Milan. Kontrak itu tidak menjadi isu yang dibahas panjang lebar karena bukan rahasia umum lagi.

Tapi yang jadi masalah adalah kontrak kedua Mancini. Di kala ia melatih The Citizens, Mancini dituding juga menerima tawaran kontrak sebesar 1,75 juta poundsterling (sekira Rp33 miliar) untuk menjadi konsultan Al Jazira Sports dan Cultural Club, dua klub yang dimiliki bos Man City: Sheikh Mansour.

Jajaran direksi Man City kabarnya setuju dengannya dan Abu Dhabi United Group, perusahaan yang memiliki klub, mengalirkan uang masuk ke Mancini melalui pihak ketiga, yakni perusahaan yang ada di Mauritius bernama Sparkleglow Holdings.

Andai benar Mancini menerima kontrak dobel ketika melatih Man City, maka dugaan untuk mengakali FFP lambat laun bisa dibuktikan kebenarannya. Sebab, laporan keuangan yang dilaporkan ke UEFA hanya kontrak Mancini dengan Man City dan belum melebihi batas aturan FFP.

Jika ditambah dengan kontraknya dengan Al-Jazira, maka Man City sudah dipastikan melanggar FFP karena mengeluarkan dana melebihi anggaran yang ditetapkan.

Mancini meninggalkan Man City pada 2013 dan menjadi pelatih timnas Italia tahun ini. Ia pergi dari Man City dengan kesuksesan meraih satu titel Premier League, mengakhiri penantian titel yang terakhir diraih pada tahun 1968.