BolaSkor.com - Tidak ada habisnya membahas megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, jika itu kaitannya dengan pemecahan rekor. Pemain berusia 34 tahun itu lagi-lagi menghiasi pemberitaan media dalam lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Bermain melawan Luksemburg di Estadio Jose Avalade dalam lanjutan grup Kualifikasi Piala Eropa 2020, tim asuhan Fernando Santos menang telak 3-0 melalui gol yang dicetak Bernardo Silva (16'), Cristiano Ronaldo (65'), dan Goncalo Guedes (89').

Tambahan tiga poin itu menempatkan mereka di urutan dua klasemen grup B dengan raihan 11 poin. Portugal baru memainkan lima laga di grup B. Mereka terpaut lima poin yang sudah memainkan enam laga, Ukraina, yang meraih 16 poin. Di bawah Portugal ada Serbia (tujuh poin), Luksemburg (empat poin), dan Lithuania (satu poin).

Jose Avalade merupakan tempat pertama Ronaldo mencetak gol debutnya dengan Portugal di tahun 2003. Kini, pemain Juventus tersebut telah mencetak 699 gol dalam kariernya dan juga mencetak gol ke-94 untuk timnas Portugal.

Baca Juga:

Rindu, Lionel Messi Akui Ingin Lihat Cristiano Ronaldo Kembali Bermain di Real Madrid

Cristiano Ronaldo Puas Juventus Kembali Puncaki Klasemen Serie A

Quat-trick Gol Jadi Bukti Cristiano Ronaldo sebagai Pemain Terbaik Dunia

Cristiano Ronaldo

94 gol Ronaldo itu semakin mendekatkannya sebagai pencetak gol internasional terbanyak Ali Daei, legenda Iran, yang mencetak 109 gol. Di bawah Ronaldo ada legenda Hungaria, Ferenc Puskas.

Sementara itu, Ronaldo kini terpaut satu gol dari gol ke-700 dalam kariernya yang dibagi dari gol-golnya di level klub dan juga timnas. Terjadi perbedaan menarik mengenai gol Ronaldo. Ada yang mengklaim golnya 699 dan juga 700.

Meski begitu, menilik caatan dari Sky Sports dan Transfermarkt, Ronaldo telah mencetak 699 gol. Bedanya ada dalam torehan golnya dengan Real Madrid. Transfermarkt mencatat Ronaldo mencetak 450 gol, sementara laman resmi Madrid menuliskan Ronaldo mencetak gol ke-451.

Berapa pun torehan gol dalam karier Ronaldo, sang pemain tentunya tidak akan terlalu memikirkan pencapaian individu itu karena ia pernah berkata seperti ini.

"Pencapaian individu hanyalah konsekuensi dari permainan kolektif," ucap Ronaldo, seperti dilansir dari Marca. "Hal terpenting adalah membantu tim."