BolaSkor.com - Arsenal layak disebut sebagai salah satu bintang di bursa transfer musim panas 2022. Meski The Gunners 'hanya' tampil di Liga Europa musim depan, tapi klub London Utara itu tetap ambisius dan ini bisa dilihat dari manuver transfer mereka.

Tiga pemain sudah diresmikan yakni Marquinhos (winger), Matt Turner (kiper), Fabio Vieira (gelandang serang), dan pemain keempat yang sudah semakit dekat dirampungkan adalah penyerang asal Brasil, Gabriel Jesus. Arsenal merekrutnya sebesar 45 juta poundsterling dari Manchester City.

Jesus bukan rekrutan terakhir karena mereka juga mengincar Lisandro Martinez, bek kiri Ajax Amsterdam, Youri Tielemans (Leicester City), dan Raphinha (Leeds United). Di antara mereka Martinez jadi target utama dan Arsenal bersaing dengan Manchester United.

Baca Juga:

Ketimbang Arteta, Arsenal Akan Lebih Baik jika Dilatih Conte atau Pochettino

Tak Mau Lisandro Martinez ke Manchester United, Arsenal Ajukan Penawaran Kedua

Doa Bruno Fernandes untuk Rekrutan Anyar Arsenal

Satu demi satu posisi bermain di Arsenal diperkuat. Kepergian Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette langsung ditutupi Jesus, plus Eddie Nketiah juga teken kontrak baru. Alhasil lini serang Arsenal besutan Mikel Arteta musim depan memiliki banyak opsi bermain.

Kehadiran Vieira dan Marquinhos menghadirkan variasi baru selain nama-nama pemain muda yang sudah ada di Arsenal seperti Emile Smith Rowe, Bukayo Saka, dan Gabriel Martinelli. Arteta memiliki banyak opsi untuk lini serang apalagi Vieira dan Jesus bisa bermain di posisi berbeda.

Lini serang Arsenal sudah bagus dan kini mereka tengah membangun stabilitas di lini tengah yang terlalu mengandalkan Granit Xhaka dan Thomas Partey. Khusus untuk Partey Arsenal tak memiliki pengganti sepadan apabila eks pemain Atletico Madrid itu cedera.

Taktik Arsenal (buildlineup)

Dengan kemungkinan taktik 4-3-3 yang digunakan Arteta, merujuk dari kebanyakan formasi yang diterapkannya musim lalu, ada beberapa opsi pemain yang dapat digunakan oleh Arteta. Menilik referensi dari Standard Sports, untuk tiga pemain di depan ditempati Jesus, Nketiah, dan Saka.

Pada taktik itu Jesus berperan sebagai penyerang sayap dan Nketiah sebagai striker tunggal, Saka di kanan. Untuk tiga gelandang di tengah ditempati oleh Odegaard dan Vieira yang akan bertindak sebagai gelandang serang, hanya dijaga oleh Partey sebagai gelandang jangkar.

Taktik yang cukup berisiko tapi ideal saat bermain ofensif. Lalu formasi kedua dengan taktik yang sama, untuk tiga pemain di depan ditempati Martinelli, Jesus, dan Saka. Dua formasi yang sama tapi dengan pemain-pemain yang berbeda tergantung dengan opsi bermain yang dipilih Arteta.