BolaSkor.comTimnas Indonesia U-18 melakukan seleksi tahap kedua, di Cikarang, Jawa Barat, 12-18 Juni 2019. Dari 30 pemain yang dipanggil dan mayoritas eks Timnas U-16, ada juga terselip pemain-peman dari tim Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP).

Hal itu dikarenakan pelatih Fakhri Husaini ingin mencari pemain potensial dari seluruh wilayah di Indonesia. Pasalnya, tidak setiap daerah yang memiliki tim di kompetisi Elite Pro Academy Liga 1.

Untuk itulah mantan pemain Timnas Indonesia era 1900-an ini berkoordinasi dengan penanggung jawab dengan Koordinator PPLP, Bagja, untuk mencari pemain potensial yang ada di PPLP. Karena menurutnya, masih banyak pemain yang potensial yang ada di PPLP.

Baca Juga:

Muka Lama yang Sempat Menghilang Ada di Seleksi Timnas Indonesia U-18

Ikut Seleksi Timnas Indonesia U-18, Mochamad Supriadi Mengaku Harus Adaptasi Ulang

Saat ini ada tujuh pemain dari PPLP, yakni Ernando Ari Sutaryadi (PPLP Jawa Tengah), Kartika Vedhayanto Putra (PPLP Jawa Tengah), Alfeandra Dewangga Santosa (PPLP Jawa Tengah), M. Andrian (PPLP Medan), Anrico Auza (PPLP Medan), Iksan Nur Zikrak (PPLP Padang), dan Saddam Emiruddin Gaffar (PPLP Jawa Tengah).

"Saya yakin di PPLP ada pemain potensial. Kalau dari Elite Pro saja, bagaimana dengan daerah yang tidak ada tim Elit Pro-nya. PPLP juga tidak semua daerah punya, tapi minimal ada pemain yang tidak masuk ke Elite Pro tapi masuk ke PPLP. Karena mereka kan saringan juga melalui program pemerintah," kata Fakhri.

Mantan pelatih PKT Bontang ini mengatakan ia harus melibatkan semua elemen untuk mencari pemain muda. Tak hanya Elite Pro atau PPLP, pemain dari akademi pun siap ia pantau jika ada rekomendasi pelatih.

"Kalau youth development, saya harus melibatkan semua. Kalau misalnya sekarang ada dari ASIFA (akademi sepak bola dari Malang), yang direkomendasikan bagus, ya kiri saja. Tentu pesan saya ke mereka (akademi) itu jelas. Standar pemain untuk timnas ini harus tinggi," tutup Fakhri.