BolaSkor.com - Liga 1 sudah memasuki paruh kedua musim 2019. Tim-tim kontestan mulai sibuk berbenah agar bisa bersaing di putaran kedua nanti dan mencapai target di akhir kompetisi, termasuk tim promosi PSS Sleman.

Kesebelasan berjuluk Super Elang Jawa ini menjadi salah satu tim kejutan di tahun ini. Mengawali musim dengan status tim promosi nyatanya mereka mampu bersaing di posisi 10 besar. Koleksi 24 poin dari 17 pertandingan menjadi pembuktian kualitas polesan pelatih Seto Nurdiantoro.

Perolehan poin hingga saat ini diungkapkan oleh Seto sudah mencapai target pribadinya sampai pertengahan musim. Namun ia mengakui jika timnya masih perlu banyak pembenahan untuk menyongsong paruh kedua yang dipastikan akan semakin berat.

Baca Juga:

Pelatih Persib Hanya Puji Dua Pemain Asingnya Usai Menang atas PSS Sleman

Tak Menyangka Diuji di Timnas Indonesia U-23, Irkham Mila Pegang Pesan Pelatih PSS Sleman

Bermodal materi pemain yang mayoritas naik kelas dari Liga 2 diakuinya butuh kerja ekstra agar mereka bisa mencapai level permainan di Liga 1. Anak asuhnya memang memiliki skill yang cukup lumayan, tapi pelatih berlisensi AFC Pro ini melihat mental pemainnya mereka menjadi salah satu bahan evaluasi.

"Secara kedewasaan bermain mungkin harus ada evaluasi. Pemain kami banyak yang dari Liga 2, jadi nafsunya masih menggebu-gebu, belum terlalu bisa mengatur irama bermain. Kedepan ini akan kita coba perbaiki pelan-pelan," terang Seto.

Selain itu, saat ini Juara Liga 2 2018 ini masih kekurangan pemain setelah melepas lima pemain lama. Memang mereka sudah mendapatkan 2 pemain baru dengan status pemain Timnas Indonesia junior (Samuel Cristianson dan Saddam Emiruddin Gaffar), namun keduanya masih muda dan kurang mengenal atmosfir di Liga 1.

"Waktu (mencari pemain) cukup mepet, sekitar 13 hari dan jujur kami masih pusing untuk ini. Dari 5 yang keluar kami baru mendapatkan 2, dan mungkin nanti masih ada beberapa pemain yang bisa saja keluar lagi. Ini yang jadi pr kami," ujarnya.

"Harapan saya pemain yang datang nanti adalah yang benar-benar dibutuhkan tim. Tapi kendala disitu pasti ada, bisa saja pemain incaran kami tidak dilepas klubnya," tutup pria 46 tahun tersebut. (Laporan Kontributor Prima Pribadi/Yogyakarta)