BolaSkor.com - Satu tahun sudah bintang muda Timnas Indonesia, Pratama Arhan Alif Rifai berada di Jepang. Pemain berusia 20 tahun itu mencoba peruntungan berkarier di Negeri Matahari Terbit.

Pratama Arhan direkrut klub J2 League (J League) Tokyo Verdy. Eks PSIS Semarang itu diikat kontrak selama dua tahun.

Baca Juga:

Pratama Arhan: Di Jepang Tidak Ada Latihan Sambil Bercanda

Melihat Statistik Menawan Sang Juara J1 League 2022, Yokohama F. Marinos

Adaptasi di Jepang

Pratama Arhan
Aksi Pratama Arhan bersama Tokyo Verdy. (Media Tokyo Verdy)

Tak mudah bagi Pratama Arhan mengadu nasib di Jepang. Ia harus beradaptasi dengan culture, budaya, dan sosial masyarakat Jepang.

"Pertama-tama saya mengucapkan turut berduka cita atas Tragedi Kanjuruhan. Saya sudah terbiasa dengan lingkungan di Jepang. Saya belajar adaptasi di sini dengan mudah, saat ini proses adaptasi saya sudah stabil. Orang-orang di sini sangat ramah, lingkungannya juga sangat baik, rapi Ddan tertata," kata Pratama Arhan saat wawancara via Zoom Meeting bersama rekan-rekan media Indonesia dan Jepang, Rabu (9/10).

Tentu rasa jenuh bahkan homesick harus ditepis Pratama Arhan, demi menitih karier bersama Tokyo Verdy. Beruntung, ia punya teman-teman yang merupakan pemain Tokyo Verdy. Semua men-supportnya begitu dalam.

"Saya juga biasanya keluar bersama teman-teman untuk mengatasi kejenuhan, karena kan hidup sendiri memang tak mudah. Tapi buat saya tak begitu masalah," ujar Pratama Arhan.

"Tapi mungkin saya jarang keluar, sisanya main gim dan jalan-jalan ke taman," tambahnya.

Meski begitu, Pratama Arhan tetap saja rindu dengan keluarga dan kampung halaman, Blora, Jawa Tengah. Namun, sekali lagi, rasa rindu itu harus ditepikannya sejenak.

"Kalau makanan, saya rindu masakan favorit saya. Adaptasi makanan di sini gampang, biasa saja, makanan di sini enak-enak juga," tambahnya.

Harapan Sang Petualang

Pratama Arhan
Aksi Pratama Arhan bersama Tokyo Verdy. (Media J League)

Pratama Arhan terus mengejar menit bermain bersama Tokyo Verdy. Ia baru mengoleksi satu caps dengan 45 menit bermain.

Ia tak mau menyerah berpetualang di Jepang. Bahkan, ia siap jika sewaktu-waktu dipinjamkan Tokyo Verdy ke klub Jepang lainnya.

"Saya pun sudah siap untuk musim depan (J2 League). Saya sudah paham cara permainan di sini seperti apa. Jika dipinjamkan ke klub lain, saya tetap akan belajar dan merupakan hal bagus untuk mendapat menit bermain serta meningkatkan kemampuan," tegas Pratama Arhan.

"Saya memang baru bermain satu kali selama 45 menit di babak pertama saja. Namun, saya sangat bersyukur dapat kesempatan itu. Karena menurut saya, J League merupakan salah satu liga terbagus di Asia."

"Saya belajar banyak banget di pertandingan saat itu. Saya mendapat masukan dari pelatih kekuarangan saya apa saja, sedikit demi sedikit saya perbaiki. Goal saya ke depannya dapat menit bermain lebih banyak lagi serta bekerja keras. Masalah kontrak masalah pribadi, tunggu kabar selanjutnya," tutupnya.

Pesan Pratama Arhan

Pratama Arhan
Pratama Arhan saat latihan bersama Tokyo Verdy. (Media Tokyo Verdy)

Pratama Arhan pun berpesan kepada para pemain muda Indonesia, untuk berani berpetualang di negeri orang. Terutama Jepang.

"Buat pesan pemain-pemain Muda Indonesia, teruskan saja mimpi bermain di luar negeri. Menambah jam terbang dan memajukan sepak bola Indonesia," tutup Pratama Arhan