BolaSkor.com - Dua tim tradisional dengan sejarah panjang di Eropa akan saling bentrok di leg satu 16 besar Liga Champions. Ajax Amsterdam akan menjamu Real Madrid di Johan Cruyff Arena, Kamis (14/2) pukul 03.00 dini hari WIB.

Disebut sebagai tim tradisional karena Ajax pernah empat kali juara Liga Champions ketika formatnya masih bernama Piala Eropa. Legenda-legenda hebat yang sulit disebut namanya satu demi satu pernah memperkuat Ajax.

Beberapa di antara mereka seperti: Patrick Kluivert, Edgard Davids, Frank Rijkaard, Jari Litmanen, Clarence Seedorf, dan De Boer bersaudara. Sementara Madrid tidak perlu dijelaskan secara mendetail lagi. 13 titel Liga Champions dan tiga di antaranya diraih tiga kali beruntun sudah cukup menjelaskan di mana posisi mereka saat ini di peta persaingan sepak bola Eropa.

Baca Juga:

Real Madrid Bangkit, Misi Khusus Santiago Solari Berjalan Sempurna

Mengukur Peluang LaLiga Pertahankan Dominasi di Liga Champions

Barcelona Jadikan Frenkie de Jong sebagai Pemain Belanda Termahal Sepanjang Masa

Membahas sejarah jelang laga memang seru, tapi, pada akhirnya semua statistik dan sejarah itu tidak akan berarti ketika pertandingan sesungguhnya dimulai di masa kini. Ajax seyogyanya inferior kepada Madrid jika membandingkan performa kedua tim.

Ajax inkonsisten dalam tiga laga terakhir melalui satu kekalahan, kemenangan, dan hasil imbang. Pertahanan mereka rapuh meski diperkuat duet berpengalaman dan talenta berbakat, Daley Blind dan Matthijs de Ligt.

Sedangkan Madrid dalam momentum bagus dan sudah menemukan konsistensi bermain di bawah asuhan Santiago Solari. El Real telah melalui dua laga sulit melawan Barcelona dan Atletico Madrid tanpa kekalahan.

Meski begitu, Madrid harus mewaspadai satu pemain yang mungkin akan menganggap laga nanti bak El Clasico. Pemain itu adalah gelandang berusia 21 tahun, Frenkie de Jong. Bukan rahasia lagi jika dia akan gabung Barcelona di musim panas mendatang.

Frenkie de Jong

"Frenkie baik-baik saja dan dia bahagia bermain di laga besok, seperti kami semua, tapi saya membayangkan dia akan memiliki motivasi ekstra (karena nantinya bergabung dengan Barcelona)," ujar Erik ten Hag, pelatih Ajax, dilansir dari Marca.

"Frenkie hanya ingin satu hal, yaitu mengakhiri musim dengan baik dan saya yakin dia akan 100 persen termotivasi untuk memberikan yang terbaik," tegas eks pelatih Utrecht itu.

Tidak hanya spesial untuk Frenkie, laga nanti juga akan memiliki makna khusus bagi kapten dan bek Real Madrid, Sergio Ramos. Pemain yang sudah memperkuat Madrid sejak 2005 itu akan menorehkan laga ke-600 untuk klub.

Sergio Ramos akan memainkan laga ke-600 dengan Real Madrid

"Dia (Ramos) punya karakter yang sangat hebat dan sangat kompetitif, itulah mengapa dia memainkan begitu banyak laga. Madrid punya identitas bermain dari karakternya dan saya harap kami bisa melihatnya di banyak laga lainnya sebisa mungkin," tutur Solari.

Mengingat kedua tim punya pemikiran gaya main yang ofensif, tidak cenderung defensif, maka laga di Johan Cruyff Arena diprediksi akan berlangsung sengit. Tuan rumah punya potensi besar menjegal langkah Madrid untuk meraih titel Liga Champions keempat kalinya beruntun.