BolaSkor.com - Persija Jakarta menghadapi Madura United di lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (12/5) malam. Bagi Persija ini merupakan laga keenam di Liga 1, mengingat dua pertandingan sebelumnya masing-masing melawan Persib Bandung dan Perseru Serui ditunda.

Adapun buat Madura United ini merupakan pertandingan kedelapan. Persija saat ini berada di tempat kelima dengan 10 poin, sementara Madura United di posisi kedua dengan 13 angka.

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra, dipaksa putar otak untuk laga ini. Mengingat ia harus punya tim yang sangat siap untuk laga berikutnya.

Tiga hari setelah melawan Madura United, Persija harus menjalani pertandingan leg kedua semifinal zona ASEAN Piala AFC 2018 kontra Home United. Persija punya kewajiban menang setidaknya dengan skor 1-0, 2-1, atau selisih dua gol untuk lolos karena sebelumnya takluk 2-3 di kandang Home United.

Teco tentu tak bisa meninggalkan laga melawan Madura United dan fokus ke pertemuan kedua dengan Home United. Partai kontra Sape Kerrab juga penting agar skuat Macan Kemayoran tetap di papan atas.

"Kalau kami menang kami memiliki poin yang sama dengan Madura United. Tapi kami masih menyisakan dua pertandingan melawan Persib dan Perseru," jelas Teco.

Pelatih asal Brasil itu menyadari bahwa kemenangan tidak akan mudah diraih. Itu meski Persija punya catatan baik ketika bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Dalam tujuh laga di SUGBK, termasuk melawan Bhayangkara FC di laga tandang rasa kandang dan final Piala Presiden kontra Bali United, Persija tak tersentuh kekalahan. Lima pertandingan berstatus kandang ditambah partai final Piala Presiden diakhiri dengan kemenangan.

Jika Persija jago di SUGBK, Madura United justru tak menggigit di luar kandang. Karena itu, laga ini bisa menjadi ajang pembuktian bahwa Madura United tak hanya jago kandang.

Pada 2 April, Madura United takluk 0-1 saat dijamu PS TIRA sebelum dibungkam Mitra Kukar di Tenggarong dan bermain 2-2 di markas Borneo FC.

Ini tentu tak bisa menjadi patokan karena sejatinya setiap laga yang dijalani masing-masing tim memiliki perbedaan. Hal ini pula yang membuat pelatih Madura United, Milomir Seslija tak memandang hasil pertemuan sebelumnya.

Dalam sejumlah pertemuan sejak 2016, Madura United tak membiarkan Persija menang. "Tentu akan beda cerita. Saya tahu Persija saat ini lebih kuat. Saya pikir laga nanti prestisius," jelas Milo, panggilan si pelatih.