BolaSkor.com - Prancis akan menghadapi Belgia pada laga semifinal Piala Dunia 2018, di Saint Petersburg Stadium, Selasa (10/7) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Melihat komposisi pemain dari kedua tim, Prancis dan Belgia sama-sama dihuni pesepak bola kelas wahid.

Sejumlah kalangan menilai Prancis dan Belgia tengah berada dalam masa keemasannya pada Piala Dunia 2018. Les Bleus bermaterikan talenta terbaik seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele hingga Paul Pogba. Belum lagi, Prancis juga diperkuat pemain berpengalaman yakni Antoine Griezmann, Oliver Giroud hingga Hugo Lloris.

Belgia tak perlu berkecil hati. Nama-nama tenar seperti Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne, Eden Hazard hingga Vincent Kompany berada di dalam skuat asuhan Roberto Martinez tersebut.

Paham betul akan kekuatan lawan, bek Prancis, Raphael Varane, mewanti-wanti rekannya untuk mewaspadai pergerakan Lukaku dan Hazard. Menurut palang pintu Real Madrid itu, Lukaku dan Hazard adalah otak serangan Rode Duivels.

"Belgia bermaterikan pemain muda, namun matang. Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Kekuatan fisik Lukaku dapat menjadi ancaman. Kami tidak bisa membiarkannya karena dia adalah pemain yang berkualitas," jelas Varane seperti dinukil BBC.

"Adapun Hazard sudah saya kenal ketika masih bermain di Lille. Dia punya kulitas yang hebat dan merupakan pendribel yang bagus. Kami juga tidak akan memberikan ruang untuknya, ini akan membutuhkan kerja sama."

Pada sisi lain, Kevin De Bruyne menilai, Prancis bukanlah tim yang bisa dipandang sebelh mata. Menurut De Bruyne, kekuatan fisik dan mental akan sangat menentukan dalam laga nanti.

"Ketika Anda mencapai semifinal, tidak ada tim yang kualitasnya biasa saja. Kami berada dalam pijakan yang sama dengan Prancis dan akan mencoba segala cara secara fisik dan mental," tegas eks Chelsea itu.

"Pada akhirnya, Anda bisa untuk menang. Namun, jika mereka lebih baik, mereka akan menang. Itulah sepak bola," timpal De Bruyne.

Dalam enam pertemuan terakhir, kedua tim sama kuat. Prancis dan Belgia sama-sama meraih dua kemenangan, adapun dua pertandingan lainnya berakhir imbang.