BolaSkor.com - Derby London akan dihelat di Craven Cottage, markas Fulham, dalam lanjutan pekan 29 Premier League melawan Chelsea, Minggu (3/3) pukul 21.05 WIB. Laga itu cukup emosional bagi caretaker Fulham, Scott Parker.

Mantan asisten manajer Claudio Ranieri itu langsung promosi sebagai manajer kepala usai klub memecat Ranieri. Bagi Fulham, mereka sudah dua kali memecat manajer setelah sebelumnya mendepak Slavisa Jokanovic.

Parker, 38 tahun, merupakan mantan gelandang dengan torehan 18 caps bersama timnas Inggris. Parker pernah bermain di Charlton Athletic, Chelsea, Newcastle United, West Ham United, Tottenham Hotspur, dan Fulham.

Ketika ditunjuk melatih Andre Schurrle dkk, Parker tidak berbicara soal filosofi sepak bola, perkara taktik dan lain sebagainya. Dia hanya ingin satu hal dari Fulham: passion bermain dengan etos kerja yang tinggi.

Baca Juga:

Juventus Tantang Chelsea dalam Perburuan Zinedine Zidane

Eden Hazard Serukan Perang terhadap Rasisme

Maurizio Sarri Buka Suara soal Isu Pemecatan

Scott Parker pernah memperkuat Chelsea pada medio 2004-05

"Saya harap saya bisa menyalurkan passion saya kepada tim dan juga enerji saya," harap Parker, dikutip dari Sky Sports.

"Saya tahu lebih banyak mengenai sepak bola ketimbang passion dan dorongan, tapi itulah elemen pentingnya. Ada masa-masa ketika kami terlalu mudah bermain kepada lawan, dan kami harus membenahi hal tersebut," tegasnya.

Fulham masih berada di zona degradasi dengan torehan 17 poin, terpaut 10 poin dengan Southampton - yang telah memainkan satu laga lebih banyak - yang berada di zona aman degradasi.

Jika mampu selamat dari degradasi di akhir musim, tidak diragukan lagi, Fulham melakukan salah satu aksi pertarungan dramatis untuk keluar dari zona degradasi.

Tidak mudah bagi mereka melakukannya melawan Chelsea. Kendati bermain di Craven Cottage, Fulham nyatanya hanya sekali menang dari total 32 pertemuan melawan Chelsea (12 kali imbang dan 19 kali kalah) - terakhir menang 1-0 pada Maret 2006.

Chelsea juga tidak pernah di 17 laga terakhir Premier League melawan Fulham (10 kemenangan dan tujuh hasil imbang). Dari segi kualitas individu skuat kedua tim, The Blues juga jauh lebih unggul.

Meskipun Chelsea masih dibingungkan dengan masalah kiper, terkait penolakan yang dilakukan Kepa Arrizabalaga beberapa waktu lalu, masalah itu bukan masalah besar yang tidak dapat diselesaikan oleh Maurizio Sarri.

Kepa Arrizabalaga

"Kepa kiper pertama kami, tapi kami sangat bahagia kepada Willy (Caballero) karena bisa bermain di laga yang sangat sulit. Kepa akan bermain di dua laga berikutnya. Saya belum memutuskannya, tapi saya ingin melihat keduanya di sesi latihan, tentu saja, untuk pemain lain juga," tutur Sarri.

Eden Hazard, Pedro, Willian, Gonzalo Higuain, hingga Callum Hudson-Odoi, jadi contoh beberapa senjata yang dimiliki Chelsea untuk membobol gawang Fulham yang sudah kebobolan 63 gol.

Membatasi daya serang sudah seharusnya jadi perhatian Parker yang harus diutamakan, karena sisi bertahan selalu jadi elemen penting dalam suatu pertandingan. Tim yang dapat bertahan dengan baik selalu punya peluang meraih kemenangan.