BolaSkor.com - Jeda internasional datang pada momen kurang tepat untuk FC Internazionale. Bagaimana tidak, skuat asuhan Luciano Spalletti baru saja merasakan kemenangan perdana di Serie A 2018-19 setelah melumat Bologna dengan skor 3-0.

Tiga poin tersebut sebenarnya bisa menjadi momentum kebangkitan Inter setelah terseok-seok di dua laga awal Serie A. Namun jeda internasional memaksa Mauro Icardi dan kawan-kawan harus kembali mengumpulkan motivasi saat menjamu Parma di Stadion Giuseppe Meazza pada giornata ke-4 Serie A musim ini, Sabtu (15/9) malam.

Di atas kertas, laga ini merupakan kesempatan besar Inter untuk meraih kemenangan besar. Tanpa mengecilkan kekuatan tim promosi ini, faktanya Parma memang baru sekali menang atas Inter di Giuseppe Meazza sepanjang sejarah. Itupun sudah terjadi sangat lama yaitu Mei 1999 (Parma menang 3-1).

Yang patut ditunggu, apakah Spalletti bakal mempercayakan Mauro Icardi sebagai striker utama atau kembali mempercayakan Keita Balde Diao seperti saat melumat Bologna.

Dari prakiraan formasi yang dirilis La Gazzetta dello Sport, kemungkinan besar, Diao akan kembali memimpin baris serang I Nerazzurri. Icardi sepertinya bakal disimpan untuk laga melawan Tottenham Hotspur di Liga Champions. Diao sendiri tampil cukup baik pada pertandingan melawan Bologna.

Spalletti sendiri tahu betul pentingnya kemenangan atas Parma. Oleh karena itulah ia memperingatkan anak asuhnya bahwa tim tamu akan bermain sangat antusias.

Terlebih anak asuh Roberto D'Aversa punya penggawa lini depan yang tidak boleh dianggap sebelah mata. Sebut saja eks AS Roma, Gervinho atau pemain pinjaman dari SSC Napoli, Roberto Inglese.

"Pertandingan melawan Parma, bakal jadi laga wajib menang buat kami. Kami harus memastikan menunjukkan performa terbaik dan karakter kuat. Jika kami menang atas Parma, itu akan membantu kami saat menghadapi Tottenham," Spalletti menuturkan.*

Luciano Spalletti
Luciano Spalletti (Zimbio)