BolaSkor.com - Uji mentalitas dan kesabaran dihadapkan kepada peraih Scudetto tujuh kali beruntun, Juventus, ketika menjamu Atletico Madrid di leg dua 16 besar Liga Champions, Rabu (13/3) pukul 03.00 dini hari WIB di Allianz Stadium.

Bianconeri tertinggal agregat gol 0-2 dari leg pertama. Artinya, Juventus butuh kemenangan dengan skor 3-0 jika ingin langsung lolos ke perempat final, atau setidaknya menyamakan agregat gol untuk membawa laga ke babak tambahan dan potensi drama adu penalti.

Tentu saja, Juventus tak mau ada skenario saat Atletico mencetak gol kejutan di Turin dan semakin menyulitkan situasi tuan rumah. Melihat comeback dramatis yang dilakukan Ajax Amsterdam dan Manchester United pekan lalu, bukan tak mungkin Juve terinspirasi dan juga melakukannya.

Namun, Atletico berbeda dari Real Madrid dan Paris Saint-Germain (PSG). Di bawah asuhan Diego Simeone, Los Colchoneros menjelma jadi tim yang sangat sulit dan alot untuk ditaklukkan. Pertahanan mereka bak benteng kokoh yang sudah bertahun-tahun berdiri tegak meski diserang lawan.

Baca Juga:

3 Opsi Taktik Juventus Ketika Jamu Atletico Madrid

Juventus Vs Atletico: Lebih Dekat dengan Bjorn Kuipers, Wasit Tajir Juragan Supermarket

Jarang Buat Tiga Gol, Juventus Dihadapkan Tugas Super Berat

Alvaro Morata kembali ke Turin

Permainan Atletico-nya Simeone sebenarnya sederhana: bertahan kokoh, merapatkan barisan pertahanan dengan kolektif, lalu melancarkan serangan balik atau memanfaatkan situasi bola mati. Atletico tidak sekedar defensif, melainkan bermain ngotot yang mewakili jiwa dari Simeone.

Dalam lima laga terakhir, termasuk melawan Juventus, gawang Jan Oblak tidak pernah kebobolan gol alias clean sheets. Di lima laga itu juga kemenangan yang diraih Atletico tipikal dengan hasil akhir 1-0 dan 2-0.

Atletico dipastikan akan semakin ngotot mempertahankan keunggulan agregat gol itu di Turin. Simeone hanya memeringati anak-anak asuhnya untuk meningkatkan kewaspadaan melawan tim asuhan Massimiliano Allegri.

Diego Simeone dan Koke

"Besok akan jadi pertemuan di antara dua tim kuat. Kami harus memanfaatkan tiap celah yang kami miliki, karena kami tahu celah itu akan sangat sedikit daripada leg pertama. Juve tim yang sangat kuat, dengan pemain-pemain berpengalaman yang tidak hanya bagus dalam menyerang, tapi juga bertahan," tutur Simeone.

"Kami harus sangat berhati-hati. Leg pertama satu hal berbeda, leg kedua akan sepenuhnya berbeda. Akan ada detail-detail kecil yang akan sangat sulit untuk dijelaskan dan bisa menciptakan perbedaan; itulah mengapa sepak bola fantastis."

Atletico memiliki keyakinan kuat untuk mempertahankan agregat gol di Turin, sebab selama lebih dari tujuh tahun mereka tidak pernah kalah ketika bermain di ranah Italia.