BolaSkor.com - Duel panas bakal tersaji di Allianz Stadium pada laga pekan ke-15 Serie A 2018-2019, Jumat (7/12). Juventus bakal menjamu rival abadi mereka, Inter Milan, pada laga bertajuk Derby d'Italia.

Saat ini, Juventus perkasa pada puncak klasemen sementara Serie A. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mengumpulkan 40 poin dari 14 pertandingan yang mereka lalui.

Torehan Juventus itu unggul delapan poin dari Napoli yang berada di peringkat kedua. Sementara itu, Inter Milan membuntuti dari posisi ketiga dengan selisih 11 poin.

Kondisi tersebut membuat Juventus menjadi kandidat kuat peraih gelar Scudetto. La Vecchia Signora diprediksi bakal memenangi gelar Scudetto kedelapan secara beruntun.

Baca Juga:

Allegri Anggap Pertandingan Melawan Young Boys Lebih Penting dari Inter Milan

Jelang Derby d’Italia, Spalletti Bicara soal CR7 dan GC3

Kini, harapan rival-rival Juventus untuk menjaga peluang mengejar mereka bergantung kepada Inter Milan. Pasalnya, I Nerazzurri dianggap memiliki materi pemain yang mampu menyaingi I Bianconeri.

Andai Inter Milan mampu meraih kemenangan, perebutan gelar Scudetto akan kembali terbuka. Sebaliknya, Juventus bakal semakin nyaman di puncak apabila menaklukkan Mauro Icardi dan kawan-kawan.

Meski begitu, Massimiliano Allegri membantah anggapan tersebut. Pelatih Juventus itu menilai perebutan Scudetto masih terbuka cukup lebar.

"Pertandingan melawan Inter Milan akan indah dan penting, ini Derby d'Italia. Tanpa memandang klasemen sementara, ini merupakan pertemuan dua tim yang memiliki sejarah panjang di Italia," kata Massimiliano Allegri.

"Selain Napoli, Inter Milan merupakan saingan terberat Juventus saat ini. Kami belum memenangi Scudetto. Rival kami tidak hanya memperebutkan posisi kedua, semua tim masih berpeluang juara," imbuh Allegri.

Hal senada diungkapkan oleh Luciano Spalletti. Juru taktik Inter Milan tersebut menilai skuat asuhannya masih berpeluang mengejar Juventus.

"Inter Milan harus berpikiran tim yang kami lawan tidak terlalu kuat. Kami tidak boleh kalah sebelum bertanding. Segalanya akan berakhir ketika kami berhenti berjuang," tutur Luciano Spalletti.

"Juventus selalu mendatangkan pemain hebat setiap musim. Tiga musim lalu, mereka mendatangkan Miralem Pjanic. Setelah itu, mereka merekrut Joao Cancelo dan kini Cristiano Ronaldo. Anda tidak bisa menafikkan mentalitas Ronaldo," lanjut Spalletti.

Rekor pertemuan kedua kesebalasan cukup berimbang dalam lima laga terakhir. Baik Juventus dan Inter Milan sama-sama meraih dua kemenangan, sementara satu laga lain berakhir imbang.