BolaSkor.com - Anfield akan menyajikan laga pekan tiga Premier League antara Liverpool kontra Arsenal, Sabtu (24/8) pukul 23.30 WIB. The Reds memiliki rekor bagus di Anfield dan siap menguji pertahanan rapuh The Gunners.

Arsenal memang melalui dua laga beruntun di Premier League dengan kemenangan kontra Newcastle United (1-0) dan Burnley (2-1). Tapi, pertahanan mereka masih belum terlihat meyakinkan. Sisi inilah yang berpotensi dieksploitasi Liverpool.

Anfield bukan tempat yang bersahabat untuk Arsenal. Dalam enam laga terakhir kedua tim di Anfield, Liverpool menang empat kali dan sisa laga sisa berakhir imbang Tidak hanya itu, tuan rumah begitu dominan dan menggila melalui catatan total 20 gol, sementara Arsenal hanya memasukkan sembilan gol.

Arsenal juga belum pernah menang selama enam tahun terakhir di Anfield. Dua lawatan terakhir mereka ke sana berakhir dengan kekalahan telak 0-4 dan 1-5. Jadi, Liverpool sangat diunggulkan memenangi laga nanti.

Baca Juga:

7 Statistik Menarik Jelang Duel Liverpool Vs Arsenal: The Reds Mendominasi

4 Pemain Arsenal yang Dapat Mengakhiri Keangkeran Anfield

David Luiz Bisa Jadi Titik Lemah Arsenal saat Melawan Liverpool di Anfield

Arsenal vs Liverpool

Menurut prediksi Lawro di BBC Sport, kesulitan Arsenal di lini belakang akan menjadi masalah utama yang mereka hadapi di Anfield. Mereka belum menemukan keseimbangan yang tepat dari segi ofensif dan defensif.

"Unai Emery, manajer Arsenal, melakukan rekrutmen pemain-pemain bagus, tapi saya pikir tidak ada pemimpin di dalam tim dan mereka kesulitan dari sisi defensif," tutur Lawro.

"Jika mereka banyak menguasai bola maka mereka dapat memberikan masalah. Pergerakan mereka sempurna. Mereka punya gelandang-gelandang bagus dan kualitas di lini depan. Tapi, jika Liverpool memainkan 30 menit terbaik mereka, Anda tahu mereka akan menciptakan peluang dan mencetak gol."

Musim lalu, Liverpool menang telak 5-1 melalui hattrick gol yang diciptakan Roberto Firmino. Unai Emery sadar untuk menaikkan level bermain Arsenal maka mereka harus meningkatkan permainan ketika melawan enam tim top Premier League.

"Kami harus (meningkat) karena, ketika Anda bermain melawan mereka, maka ini tiga poin yang harus Anda manfaatkan dan mereka tak boleh mengambilnya. Tapi, setelahnya, Anda harus meraih tiga poin terus di laga-laga lainnya," terang Emery.

"Dalam 38 pertandingan, Anda harus bermain kandang dan tandang selama 19 laga - melawan empat tim top dan setiap tim lainnya."