BolaSkor.com - Liverpool membawa modal keunggulan agregat gol 2-0 jelang laga di Estadio do Dragao, markas FC Porto, dalam lanjutan leg dua perempat final Liga Champions, Kamis (18/4) pukul 02.00 dini hari WIB. Porto punya rekor kandang yang bagus musim ini.

Porto asuhan Sergio Conceiao merupakan satu-satunya tim yang punya rekor 100 persen di laga kandang Liga Champions musim ini (empat kemenangan dari empat laga). Plus penyerang mereka, Moussa Marega, mencetak gol di keempat laga tersebut.

Conceaio mengakui tidak mudah membalikkan situasi dalam kondisi tertinggal agregat gol 0-2. Selain harus mengejarnya, Porto juga tidak boleh kebobolan gol karena situasi akan semakin sulit jika Liverpool mencetak gol. Kendati demikian, Conceaio berharap adanya malam keajaiban di Portugal.

Baca Juga:

Liverpool 2-0 Chelsea: The Reds Urung Ulangi Kesalahan di Tahun 2014

Manajer Legendaris Manchester United Pilih Liverpool Menangi Premier League

Ketika Mohamed Salah Kembali Cetak Gol dari Luar Kotak Penalti

Sergio Conceaio

"Kami menghadapi ketertinggalan dua gol melawan tim yang sangat kuat dan sangat cepat dari serangan balik. Mendapatkan keseimbangan menyerang sangatlah penting. Saya suka cara Liverpool bermain. Saat ini mereka tim terbaik di dunia," ucap Conceiao.

"Tim teknis akan merencanakan rencana bermain, kemudian semua bergantung kepada pemain untuk mempraktikkannya. Mereka bertanggung jawab atas segala hal bagus yang sudah berjalan sejauh ini. Tidak ada motivasi terhebat selain berkompetisi di perempat final dan punya kans melakukan comeback bersejarah."

Kendati demikian, Liverpool juga punya modal bagus untuk dimainkan di Estadio do Dragao. Selain musim lalu menang 5-0 di Dragao, Liverpool juga tidak pernah kalah di Eropa melawan Porto di tujuh laga terakhir (menang empat kali dan imbang tiga kali).

Selama tiga laga beruntun juga gawang Liverpool tidak pernah dijebol oleh Porto. Terlebih, ketiga penyerang andalan Liverpool: Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah sedang bagus-bagusnya saat ini.

Musim lalu, Mane menorehkan hat-trick gol di markas Porto. Sementara Firmino, semenjak Liga Champions 2017-18, telah mencetak gol dan memberi assist di lima laga berbeda - lebih dari pemain mana pun sampai saat ini.

Porto punya tugas berat untuk menghentikan atau sekedar meminimalisir ancaman dari Liverpool, yang bermain konsisten sepanjang musim ini di Premier League dan juga Eropa. Namun, Jurgen Klopp tak ingin anak-anak asuhnya lengah.

Jurgen Klopp

"Sejauh ini musim sangat positif, tapi kami tidak di sini untuk merayakannya. Musim belum berakhir, kami harus bertarung dengan sangat keras dan ada di sini untuk lolos ke fase berikutnya. Semoga saja kami bisa mengontrol laga lagi," harap Klopp.