BolaSkor.com - Sports Injury Index 2019 melaporkan pemberitaan unik soal pengeluaran besar Premier League musim lalu (2018-19) hanya untuk membayar pemain-pemain yang cedera. Dana yang dikeluarkan tidak main-main.

Uang sebesar 238 juta euro atau setara Rp 3 triliun dikeluarkan klub-klub Premier League untuk pemain-pemain yang cedera. Laporan dari Sports Injury Index itu dilengkapi dengan laporan dari polis asuransi, Marsh JLT Specialty.

Total, 20 klub Premier League harus berurusan dengan total 764 cedera musim lalu. Ini jadi jumlah tertinggi dalam delapan tahun terakhir dan mengalami peningkatan 15 persen dari musim 2017-18.

Hebatnya, tujuh tim top dengan angka cedera tertinggi berhasil menembus enam besar di Premier League pada akhir musim. Di antara enam tim itu, Manchester United paling menderita dengan 63 cedera musim lalu, diikuti Tottenham Hotspur (61), Liverpool (50), Chelsea (50), Arsenal (49), West Ham (45), dan Manchester City (44).

Baca Juga:

Kebijakan Transfer Manchester United Melawan Arus Budaya Sepak Bola Modern

Resep Pep Guardiola Bisa Punya Dua Tim Kandidat Juara

Opini Jose Mourinho: Tim B Man City Lebih Baik ketimbang Arsenal, Chelsea, dan Man United

Harry Kane cedera

Faktanya, 41,5 persen total cedera musim lalu diderita enam tim besar Premier League. Hal ini dapat dijelaskan melalui fakta klub-klub tersebut banyak mengirim pemainnya di Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia.

Wolverhampton Wanderers, klub promosi Premier League musim lalu, menderita paling sedikit pemain cedera dengan hanya 11 pemain cedera. Hal ini membantu mereka bertahan di Premier League dan menempati urutan tujuh klasemen.

Sedangkan Man City jadi tim yang mengeluarkan banyak uang untuk pemain cedera sebesar 26,3 juta poundsterling, diikuti Man United (25,2 juta poundsterling), Arsenal (24,2 juta poundsterling), West Ham United (22,8 juta poundsterling), dan Tottenham Hotspur (17,9 juta poundsterling).

"Peningkatan biaya cedera sebagian besar didorong oleh enam tim-tim top yang mengeluarkan 54 persen dari biaya itu," demikian pernyataan dari Marsh JLT Specialty.

"Tim enam besar punya pengalaman peningkatan rata-rata 48 persen gaji yang dibayarkan kepada pemain cedera sejak 2016, khususnya Tottenham Hotspur yang terpengaruhi, melihat peningkatan biaya meningkat 110 persen dalam tiga tahun terakhir."