BolaSkor.com - Premier League berpeluang menelan kerugian fantastis mencapai satu miliar poundsterling. Hal itu akan terjadi jika kompetisi musim 2019-2020 batal dilanjutkan.

Seperti diketahui, Premier League dan sejumlah liga lain sudah ditangguhkan sejak pertengahan Maret silam. Keputusan itu terpaksa diambil karena adanya pandemi virus corona.

Hal itu membuat klub-klub kehilangan pendapatan dari tiket pertandingan, hak siar televisi, dan lainnya. Namun mereka punya kewajiban untuk membayar gaji para pemain, pelatih, dan karyawannya.

Jumlah satu miliar poundsterling merupakan hitungan kasar total kerugian yang akan dialami 20 klub peserta. Jumlah tersebut bahkan bisa terus membengkak.

Baca Juga:
Statistik Miris Jay-jay Okocha di Bolton Wanderers

Tuai Kecaman, Liverpool Batal Manfaatkan Bantuan Pemerintah untuk Gaji Karyawannya

Cara Premier League Tangani Krisis Virus Corona Tuai Kecaman

"Kami paling tidak mengalami kerugian 1 miliar poundsterling, jika kami gagal merampungkan musim 2019/20, dan kerugian lanjutan jika pandemi terus terjadi ke depan," kata Kepala Eksekutif Premier League, Richard Masters dikutip dari Sky Sports.

Untuk meminimalisir kerugian, sejumlah klub merumahkan karyawannya. Meski langkah ini sempat dikritik, namun Masters justru mendukungnya.

Kepala Eksekutif Premier League, Richard Masters.

"Langkah untuk merumahkan para karyawan dianjurkan oleh pemerintah untuk bidang Ekonomi, termasuk banyak perusahaan hiburan atau yang bergantung dengan penampil kelas atas. Klub masing-masing perlu membuat keputusan ini berdasarkan perkiraan mereka sendiri karena setiap klub memiliki kondisi yang berbeda-beda," tambahnya.

Kelanjutan Premier League musim 2019-2020 masih menjadi tanda tanya karena ditunda tanpa batas waktu. Jika kondisi tak segera membaik, bukan tidak mungkin kompetisi akan benar-benar dihentikan.