BolaSkor.com - Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, membantah kabar yang menyebut Lionel Messi menolak gajinya dipangkas sebesar 70 persen. Bartomeu memastikan proses negosiasi dengan pemain berlangsung adil.

LaLiga saat ini ditangguhkan hingga batas waktu yang belum ditentukan karena pandemi virus corona. Sejauh ini, lebih dari 7.500 orang meninggal dunia dan terdapat 87.596 kasus.

Baca Juga:

Quique Setien, Pelatih Miskin Gelar yang Membenci Filosofi Harus Menang

Lionel Messi Tak Perlu Tiru Langkah Cristiano Ronaldo Gonta-ganti Klub

FIFA Berencana Perpanjang Bursa Transfer Musim Panas hingga Akhir Tahun

Lionel Messi

Dengan keadaan tersebut, pemerintah Spanyol berusaha membatasi penyebaran virus corona. LaLiga dan federasi sepak bola Spanyol (RFEF) sepakat kompetisi baru akan kembali dihelat jika sudah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah.

Kondisi tidak pasti itu membuat kontestan LaLiga mulai kesulitan. Sebab, mereka masih harus membayar gaji pemain dan staf di tengah pemasukan yang berkurang.

Barcelona mencari jalan keluar untuk tidak terjebak dalam krisis finansial. Jalan yang diambil adalah dengan memangkas upah pemain hingga 70 persen.

Namun, beberapa pemain senior Barcelona termasuk Lionel Messi dikabarkan menolek ide tersebut. La Pulga keberatan jika gajinya harus dipangkas.

Kabar tersebut dibantah Josep Maria Bartomeu. Ia memastikan semua pemain menerima kebijakan klub.

"Messi mengatakan kepada saya sejak hari pertama jika pengurangan harus dilakukan. Proposal itu datang dari kapten. Itu adalah isyarat yang menunjukkan komitmen kepada klub," tegas Bartomeu kepada SPORT.

"Mungkin, para pemain frustrasi setelah mendengar hal-hal yang dikatakan orang di dalam dan luar klub yang tidak memiliki semua informasi. Namun, negosiasi hanya dilakukan oleh Oscar Grau dan saya. Kami belum mengatakan apa pun."

Barcelona berada di puncak kklasemen LaLiga usai mengumpulkan 58 poin dari 27 pertandingan. Tempat kedua diduduki Real Madrid dengan dua poin lebih sedikit.