BolaSkor.com - Presiden FIFA Gianni Infantino dijadwalkan bertemu Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan itu rencananya berlangsung pada 18 Oktober di Tanah Air.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sempat berkomunikasi dengan Gianni Infantino untuk membahas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan jiwa pascalaga Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10).

FIFA kemudian mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi yang menegaskan bahwa badan tertinggi sepak bola dunia itu akan membantu Pemerintah Republik Indonesia dan PSSI untuk memperbaiki tata kelola sepak bola Tanah Air.

"18 Oktober nanti, Presiden FIFA akan hadir di Indonesia bertemu dengan Bapak Presiden Joko Widodo untuk menyepakati beberapa hal. Kita harapkan pertemuan itu memberikan hasil yang baik," kata Menteri BUMN Republik Indonesia yang juga anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC), Erick Thohir.

Baca Juga:

Presiden Jokowi: Sepak Bola Indonesia Tidak Dikenai Sanksi oleh FIFA

5 Poin Penting Transformasi Sepak Bola Indonesia dari FIFA

Erick Thohir juga sempat bertemu Gianni Infantino di Doha, Qatar, Rabu (5/10). Dalam pertemuan itu Erick dan Infantino bicara soal langkah-langkah kolaboratif antara FIFA dan pemerintah Indonesia dalam rangka memajukan sepak bola di Tanah Air.

Pertemuan itu pun menghasilkan satu keputusan penting dan krusial. Yaitu Indonesia tidak mendapatkan sanksi dari FIFA seperti yang sempat dirasakan pada tahun 2015.

Ini menjadi angin segar bagi sepak bola Indonesia. Mengingat Timnas Indonesia sedang naik daun, apalagi Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Timnas Indonesia Senior dan U-20 berlaga di Piala Asia tahun depan. Jejak keduanya selangkah lagi dikuti Timnas Indonesia U-16/U-17.