BolaSkor.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019. Hasil rekapitulasi KPU, Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapatkan 55,50 persen suara

Sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 44,50 persen suara. Artinya Jokowi dipastikan akan menjadi Presiden Republik Indonesia selama dua periode.

Harapan terhadap orang nomor satu di Indonesia ini pun mulai bermunculan dari pelaku motorsport nasional. Terlebih di era kepemimpinan Jokowi lima tahun ke depan, Indonesia punya gawean besar yaitu menggelar MotoGP 2021 di Mandalika, Lombok.

Pereli nasional yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Selatan, Subhan Aksa pun berharap di era pemerintahan Jokowi, MotoGP Indonesia bisa terealisasi.

"Harapan kami, MotoGP Indonesia bisa terwujud dan menjadi tempat lahirnya bibit-bibit pembalap muda dari Indonesia dan juga tempat lomba terbaik di MotoGP," kata Ubang-sapaan akrabnya saat dihubungi BolaSkor.com.

Baca Juga:

Andrea Dovizioso: Jika Gagal Tingkatkan Performa, Tinggal Berdoa Lawan Lakukan Kesalahan

Temperatur Trek Dingin, Jadi Tantangan Berat Dimas Ekky di Moto2 Prancis

Secara khusus, Ubang juga berharap Jokowi lebih memperhatikan olahraga motorsport ke depannya. Karena Indonesia merupakan negara yang sangat potensial.

"Semoga Pak Jokowi tambah mendukung dunia otomotif Indonesia. Karena dengan salah satu negara yang memiliki populasi motor dan mobil yang cukup besar, Indonesia memiliki potensi penonton dan pasar cukup besar," Ubang melanjutkan.

Kabar baiknya, Jokowi sendiri mulai menaruh perhatian besar terhadap proyek MotoGP Indonesia. Terbukti beberapa hari lalu, ia berkunjung langsung ke Mandalika, untuk melihat lahan yang akan dibuat sirkuit.

Melalui jejaring sosial Instagram, akun Jokowi pun menceritakan perkembangan pembangunan sirkuit di Mandalika. "Saya juga ingin memastikan bahwa Mandalika siap untuk menggelar MotoGP 2021," tulis Jokowi.

"Segala persiapan pembangunan fasilitas dan infrastruktur pendukung MotoGP 2021 harus segera dikerjakan. Bandar udaranya sudah ada, jalannya juga sudah ditetapkan. Saya berharap konstruksinya dibangun paling lambat Januari 2020," lanjutnya.*

Baca Berita Selengkapnya soal MotoGP Lainnya di KabarOto.com