BolaSkor.com - Presiden LaLiga, Javier Tebas, tak memungkiri Lionel Messi adalah satu di antara pemain paling berpengaruh pada kompetisi yang dipimpinnya. Tebas berterima kasih Messi bersedia bertahan meski sempat mengalami masalah.

Lionel Messi hampir meninggalkan Barcelona dan Spanyol pada 2013. Ketika itu, La Pulga dituding menggelapkan pajak sebagai pemain sepak bola. Kasus tersebut pun sempat menjadi bola panas di Spanyol.

Meski demikian, Lionel Messi memutuskan tetap bertahan di Barcelona. Meskipun, sejumlah media Spanyol mewartakan sang megabintang berniat angkat kaki.

Baca Juga:

Boros di Bursa Transfer, Barcelona Punya Banyak Cicilan

Juventus Kembali Dekati Ivan Rakitic pada Bursa Transfer Musim Dingin 2020

Libatkan Rakitic, Bisnis Pertukaran Pemain Juventus dan Barcelona Masih Mandek

Lionel Messi


"Kami tidak pernah takut (Messi meninggalkan Spanyol) karena tahu apa yang ia pikirkan. Saya menjadi lega ketika dia memutuskan tetap bertahan. Pada saat seperti ini, dia tetap memutuskan bertahan," terang Javier Tebas seperti dilaporkan Goal.

"Saya ingin berterima kasih kepada Messi karena dia tetap bermain di LaLiga. Jika merasa sedih, Messi seharusnya tidak ragu kami mendukungnya. Kami akan terus mendukungnya."

Tebas yakin apa yang dialami Lionel Messi saat itu adalah kekeliruan. Sang presiden percaya La Pulga tidak bersalah.

"Jelas jika ingin meneken kontrak, dia tidak harus membaca semuanya. Mereka akan memberi tahu di mana Messi harus meneken kontrak," kata Tebas.

"Saya tidak membaca semua kontrak LaLiga. Kalau tidak, saya akan berada di kantor sepanjang hari. Saya yakin inti dari masalah itu adalah administrasi dan bukan kriminal."

Belakangan ini, Lionel Messi kembali diisukan akan meninggalkan Barcelona. Kabarnya, dalam kontrak sang pemain, terdapat klausul yang memperbolehkan Messi pergi secara gratis ke klub lain.