BolaSkor.com - Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menanggapi rencana Direktur Persib, Teddy Tjahjono, yang ingin mengundang The Jakmania ke Bandung.

Prapanca mengatakan dirinya belum mengetahui adanya undangan itu. Sebab, dia mengeklaim tidak ada komunikasi dari pihak Persib ke Persija.

"Belum ada pemberitahuan ke saya," kata Prapanca saat dikonfirmasi BolaSkor.com, Rabu (21/9) malam WIB.

Baca Juga:

Kabar Gembira, Persib Undang Jakmania saat Jamu Persija di GBLA

Soal Wacana Jakmania ke Bandung, LIB Serahkan Keputusan kepada Panpel Persib

Jadwal Lengkap Persija pada Oktober 2022, Diawali Persib dan Diakhiri Persebaya

Sebelumnya, Teddy Tjahjono sempat mengungkap keinginannya menghadirkan The Jakmania secara langsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat Persib berhadapan dengan Persija, Minggu (2/10).

Teddy juga mengaku sudah berkomunikasi dengan para tokoh Bobotoh yang menjadi pelaku rivalitas dengan The Jakmania. Dari hasil pembicaraan, para tokoh Bobotoh tersebut sudah lelah dengan permusuhan.

"Jadi, mereka ingin situasi yang tidak baik ini bisa berakhir. Sehingga atas dasar itu, kita melakukan aksi-aksi buat perbaikan supaya ini bisa berakhir. Dari komunikasi dengan tokoh Bobotoh itu kemudian kita sambungkan dengan pimpinan Jakmania," bebernya.

Pria yang akrab disapa Bos ini mengaku lega lantaran para pengurus The Jakmania menyambut baik aksi untuk mewujudkan perdamaian ini.

"Kami tidak akan mengundang suporter atau Jakmania dalam jumlah banyak karena kami paham limitnya pengamanan dan kompleksifitas dari hubungan antara Bobotoh dan Jakmania saat ini. Jadi yang kami lakukan akan mengundang 20 atau 30 orang pengurus inti dari Jakmania," ujar Teddy.

Baca Juga:

Bertemu Persib, Thomas Doll Berharap 4 Pemainnya Tidak Cedera di Timnas

Lawan Persija, Luis Milla Terapkan Pola Permainan Baru Persib

Belum Pikirkan Laga Lawan Persib, Thomas Doll Mau Istirahat

Sesuai rencana, lanjutnya, para perwakilan Jakmania ini akan dijemput oleh para tokoh Bobotoh dari Jakarta menuju GBLA. Kemudian mereka akan menyaksikan secara bersama-sama saat kedua tim kebanggaannya bertanding.

"Mereka nonton bersama-sama dari controler box, bukan dari tribun. Kemudian akan ada aktivasi yang sifatnya mereka pakai baju putih semua membawa ada misi dan propaganda tertentu buat kedamaian ini,"

"Kemudian setelah selesai mereka akan pulang dan diantar tokoh-tokoh Bobotoh ini sampai ke Jakarta. Ini 'kan niatan baik, propaganda baik, mencoba kami coba komunikasikan semoga bisa dilaksanakan," harapnya.

Sayangnya, niat baik dari Teddy itu pada akhirnya harus bertepuk sebelah tangan. Polda Jawa Barat melarang kehadiran The Jakmania di GBLA saat Persib menjamu Persija pada 2 Oktober 2022.

Prapanca pun menghormati keputusan tersebut. Menurutnya, kepolisian dan panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persib pasti sudah melakukan sejumlah kajian dan pertimbangan untuk melarang The Jakmania ke Bandung.

"Saya rasa pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan pihak penyelenggara (panpel)," tutur Prapanca.