BolaSkor.com - Musim 2019-20 menjadi momen penentuan bagi Unai Emery. Tak akan ada lagi alasan yang bisa diterima fans jika Arsenal gagal, bahkan untuk kembali ke empat besar.

Kembali berkompetisi ke Liga Champions merupakan wajib hukumnya bagi Arsenal. Artinya, di luar empat besar bukanlah hasil yang bisa diterima. Terlebih setelah mereka memutuskan untuk tak lagi berhemat di bursa transfer.

Dengan sukses membeli Nicolas Pepe, Arsenal membuktikan mereka kini benar-benar berniat untuk meraih sukses. Di masa lalu, keengganan membayar mahal pemain acap menjadi alasan pembenar.

Tak pelak lagi, mendapatkan Pepe menjadi pemicu moral Arsenal. Meski satu pemain saja belum cukup bagi The Gunners yang masih memerlukan suntikan kekuatan, khususnya di lini belakang.

Peminjaman Dani Ceballos juga dinilai tepat karena pemain muda Spanyol ini diharapkan akan membuat serangan Arsenal lebih kreatif. Namun, di sisi lain, hal serupa diharapkan Arsenal saat mereka mendatangkan Denis Suarez musim lalu.

Secara garis besar, Arsenal sudah berada di jalur yang benar. Sekali lagi perlu diingat, hampir setiap musim fans disuguhkan janji serupa saat mendatangkan Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette, hingga Sead Kolasinac. Namun, kala itu para pemain itu didatangkan semata untuk meredam kekesalan fans. Panic buying? Bisa jadi.

Sejak menjadi runner-up pada 2015-16, Arsenal gagal menembus empat besar. Artinya, dalam tiga musim terakhir The Gunners terlempar dari zona Liga Champions. Dengan pergerakan pramusim kali ini, wajar jika Arsenal menjadikan zona Liga Champions sebagai target utama.


Kesimbangan

Dengan hadirnya Pepe, Ceballos, dan pemain muda Brasil Gabriel Martinelli, Arsenal terlihat tangguh di lini depan. Mereka akan menjadi penyokong Aubameyang dan Lacazette. Dan ingat, Arsenal masih memiliki pemain sekaliber Mesut Ozil. Meski tak konsisten, Ozil tetaplah seorang pemain kelas dunia.

Namun di sisi lain, lini pertahanan Arsenal seperti tak tersentuh perbaikan. Apalagi saat ini mereka direcoki masalah dengan Laurent Koscielny. Musim lalu, buruknya pertahanan Shkodran Mustafi dkk menjadi biang buruknya hasil yang dituai Arsenal.


Prediksi: Peringkat 5

Musim lalu, Arsenal menempati peringkat kelima Premier League. Untuk musim mendatang, pencapaian Arsenal tidak akan jauh berbeda dengan musim lalu, bahkan bukan tak mungkin mereka justru finis di posisi keenam.

Arsenal memang akan bersaing kuat memperebutkan empat besar. Mereka akan saling sikut melawan Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Manchester United.

Dalam urusan mencetak gol, Arsenal tak akan kekurangan. Namun, sekali lagi, rapuhnya lini pertahanan akan menjadi penghalang The Gunners memenuhi target empat besar. Apalagi, mereka juga belum menemukan sosok pemain yang dijadikan pemimpin.