BolaSkor.com - Permata Indah Manokwari kembali memetik kemenangan di Pro Futsal League 2018. Dalam matchday kedelapan Grup B yang berlangsung di GOR 17 Desember, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (11/3), Permata Indah Manokwari menang dengan skor 8-3 atas Kancil BBK Pontianak.

Permata Indah Manokwari membuka keunggulan melalui gol Marvin Alexa Wossiry pada menit kelima. Empat gol lagi dibuat di babak pertama masing-masing melalui Said Bouzambou (9', 18'), Hairul Sutte (13'), Marvin Alexa (16').

Keunggulan Permata Indah Manokwari terpangkas menyusul dua gol yang dibuat Kancil BBK melalui Iqbal Aliefian (18') dan Ramatullah Hasriyanoor Hanafi (33'). Itu sebelum Said Bouzambou mencetak gol lagi pada menit ke-34.

Dias Riansyah mencetak gol untuk Kancil BBK pada menit ke-35 sebelum Said Bouzambou dan Marvin Alexa Wossiry membuat gol kembali pada menit ke-36 dan 38.

Hasil ini mengantarkan Permata Indah Manokwari tetap di tempat kedua dengan 18 poin sekaligus menempel Blacksteel Manokwari, yang masih anteng di puncak klasemen Grup B. Sementara Kancil BBK tetap dengan 11 poin.

Pelatih Permata Indah Manokwari, Sayan Karmadi, menjelaskan kunci kemenangan dalam laga kali ini. Setidaknya ada tiga faktor yang membuat Permata Indah berhasil mengunci tiga poin kembali.

"Semua pemain sedang dalam performa terbaik. Kedua, emosional sudah terkikis. Di pertandingan sebelumnya, kami banyak emosi yang justru pengaruhi permainan, pemain. Ketika melawan Blacksteel misalnya, kenapa kami bisa kalah? Karena emosi lebih dominan dibanding permainan. Jadi sudah mulai hilang walau masih ada," jelasnya usai pertandingan.

Keberadaan pemain asing Said Bouzambou turut memengaruhi sehingga kemenangan dipetik. "Adanya (Said) Bouzambou menambah daya gedor kami. Dua kali bermain, ia mencetak empat gol."

Akan tetapi, ia merasa skuat asuhan belum mendekati sempurna. Ada yang harus diperbaiki.

"Ada situasi atau celah. Tiga gol ke gawang kami menandakan ada yang harus diperbaiki. Bukannya harus tidak kebobolan, tapi ada celah yang harus kami tutup secara bertahap," tambahnya.