BolaSkor.com - Tim pabrikan Movistar Yamaha MotoGP sempat merasakan periode kelam. Mereka harus mengecap puasa kemenangan terpanjang dalam sejarah keikutsertaan di MotoGP.

Kemenangan Valentino Rossi di MotoGP Assen 2017 baru bisa terulang lagi di MotoGP Australia, bulan lalu berkat kontribusi Maverick Vinales.

Menariknya bos Yamaha MotoGP, Lin Jarvis menceritakan problem motor Yamaha YZR-M1 sebenarnya sudah terendus sejak 2016. Menurutnya andai kala itu, tim langsung fokus menemukan solusinya, Yamaha tidak akan merasakan kesulitan seperti sekarang.

"Saya ingin bilang (masalahnya) bukan karena problem tunggal. Saya pikir tidak memahami sebenarnya masalah dua tahun lalu merupakan kesalahan," kata Jarvis.

"Jadi semua yang terjadi musim ini merupakan konsekuensi dari tidak membuat keputusan tepat di masa lalu," lanjut Jarvis.

Meskipun begitu, Jarvis menegaskan pihaknya sudah menemukan solusi dari masalah Yamaha pada pertengahan musim ini. Namun ia membenarkan kini Yamaha dalam posisi tertinggal dari dua rival terberat: Honda dan Ducati.

"Kami harus mengejar. Kami berada di belakang para rival, seperti Ducati dan juga Honda," Jarvis menegaskan.

Yamaha sendiri akan langsung menurunkan motor dengan mesin baru pada sesi tes di Valencia, awal pekan depan. Mesin itu diyakini menghadirkan solusi dari kelemahan motor tim beberapa musim terakhir.*

Baca Berita Selengkapnya soal MotoGP Lainnya di KabarOto.com