BolaSkor.com - Satu nama baru mengisi skuat Timnas Italia jelang melakoni babak play-off Piala Dunia 2022. Sosok yang dimaksud bernama Joao Pedro.

Joao Pedro menjadi satu dari dua pemain debutan yang dipanggil untuk memperkuat Italia. Satu nama lainnya adalah Luiz Felipe.

Pelatih Italia, Roberto Mancini bukan tanpa alasan memanggil Joao Pedro. Pemain berusia 29 tahun itu tampil cukup gemilang bersama Cagliari.

Baca Juga:

Jadwal dan Informasi Seputar Play-off Piala Dunia 2022

Jumpa Makedonia Utara, Mancini: Italia Bukan Favorit

Play-off Piala Dunia 2022: Timnas Italia Diganggu COVID-19

Mancini bahkan rela meninggalkan Mario Balotelli untuk memberi tempat kepada Joao Pedro. Padahal penyerang bengal itu lebih punya pengalaman tampil di laga krusial seperti play-off Piala Dunia.

Pecinta sepak bola tentu masih asing dengan sepak terjang Joao Pedro. BolaSkor.com telah mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait dirinya yang terangkum di bawah ini:

Karier

Joao Pedro Geraldino dos Santos Galvao merupakan nama lengkap pemain ini. Ia lahir pada 9 Maret 1992 di Ipatinga, Brasil.

Joao Pedro kemudian masuk akademi Atletico Mineiro pada 2006 saat berusia 14 tahun. Empat tahun berselang, ia mampu melakoni debut di tim utama.

Pada musim panas yang sama dengan momen tersebut, Joao Pedro dipinang Palermo. Petualangannya di Italia pun bermula dari sini.

Meski begitu, karier Joao Pedro tak berjalan mulus di Palermo. Ia kesulitan menembus tim utama sehingga harus dipinjamkan ke sejumlah klub seperti Vitoria Guimaraes dan Penarol.

Joao Pedro saat berseragam Santos

Joao Pedro bahkan harus kembali ke Brasil demi menyelamatkan kariernya. Ia diikat Santos pada musim panas 2012 dengan kontrak berdurasi dua tahun.

Namun Joao Pedro mengundurkan diri usai menghabiskan musim pertamanya di bangku cadangan. Ia lalu kembali ke Eropa dan bermain untuk klub Portugal, Estoril Praia.

Total delapan gol sepanjang musim 2013-2014 yang dikoleksi bersama Estoril membuat Joao Pedro dilirik Cagliari. Ia resmi dipinang klub asal Sardinia tersebut dengan banderol 1 juta euro saja pada musim panas 2014.

Joao Pedro terus memperkuat Cagliari sampai saat ini. Namun ketajamannya meningkat drastis dalam tiga musim terakhir dengan selalu mencetak dua digit gol setiap musimnya.

Kewarganegaraan

Joao Pedro mendapat paspor Italia pada tahun 2017. Itu setelah dirinya menikah dengan seorang wanita asal Palermo dan kini dikarunia dua anak.

Sebelumnya, Joao Pedro pernah memperkuat Timnas Brasil U-17 pada tahun 2009. Rekan setimnya kala itu termasuk nama-nama besar seperti Neymar, Casemiro, Alisson, dan Philippe Coutinho.

Joao Pedro tercatat membukukan 11 penampilan bersama Brasil U-17. Ia tampil di dua ajang bergengsi yaitu Piala Amerika Selatan U-17 dan Piala Dunia U-17 2009.

Joao Pedro dan Neymar saat memperkuat Brasil U-17

Pada November 2021, Joao Pedro menyatakan minatnya untuk memperkuat Timnas Italia. Keinginan tersebut direspons Mancini dengan memanggilnya ke pemusatan latihan selama tiga hari pada jeda internasional, Januari lalu.

FIFA sendiri telah memberi restu kepada joao Pedro untuk memperkuat Timnas Italia per 24 Januari 2022. Tidak ada regulasi yang dilanggar sang pemain untuk berganti seragam timnas.

Posisi dan Gaya Main

Joao Pedro adalah pemain yang multifungsi. Bersama Cagliari, ia hampir pernah dicoba memainkan semua posisi di lini depan.

Ia pernah dicoba menjadi gelandang serang, winger kiri dan kanan, hingga penyerang lubang. Namun sepanjang musim ini, ia fokus bermain sebagai penyerang tengah.

Kehadirannya diharapkan menjadi solusi tumpulnya lini depan Timnas Italia. Ciro Immobile dan Andrea Belotti memang gagal tampil maksimal sepanjang babak kualifikasi.

Layaknya kebanyakan pemain asal Brasil, Joao Pedro dianugerahi skill olah bola di atas rata-rata. Namun faktor usia membuat kecepatannya sudah jauh berkurang.

Meski begitu, Joao Pedro kini memiliki kematangan bermain yang lebih baik. Hal ini menjadi kunci dirinya mampu mencetak banyak gol bersama Cagliari.

Prestasi

Joao Pedro memang menghabiskan sebagian besar kariernya di klub-klub semenjana. Namun bukan berarti ia tidak pernah mempersembahkan trofi.

Joao Pedro terdaftar sebagai anggota tim Santos yang menjuarai Recopa Sudamericana 2012. Turnamen ini mempertemukan juara Copa Libertadores dan Copa Sudamericana.

Sementara bersama Cagliari, Joao Pedro sempat menjuarai Serie B 2015-2016. Ia total menyumbang 13 gol dan tujuh assist sepanjang musim itu.