BolaSkor.com - Nama Omar Richards tiba-tiba mencuri perhatian setelah dikabarkan menandatangani pra-kontrak dengan Bayern Munchen. Padahal ia termasuk pemain kelas dua karena berlaga di divisi Championship bersama Reading.

Richards akan segera menuju Munchen begitu ikatan profesionalnya bersama Reading habis pada akhir musim ini. Kontrak berdurasi empat tahun kabarnya sudah disiapkan Die Roten untuk pemain berposisi bek kiri tersebut.

Pelatih Munchen, Hansi Flick tampaknya merasa sisi kiri pertahanannya belum ideal. Ia memang sempat dipaksa memutar otak untuk menambal lubang yang ditinggalkan Alphonso Davies karena cedera.

Apalagi Munchen juga akan ditinggal David Alaba pada musim panas nanti. Kedatangan Dayot Upamecano dianggap belum cukup.

Baca Juga:

Profil Jahkeele Marshall-Rutty, Wonderkid Kanada dalam Pantauan Klub-klub Eropa

Profil Jamal Musiala, Talenta Besar yang Lepas dari Genggaman Inggris

Profil Jonas Hofmann, Target Terbaru Chelsea yang Berstatus Mantan Murid Tuchel

Omar Richards

Namun publik tentu bertanya-tanya terkait alasan Munchen memboyong Richards. Status sebagai raksasa Jerman harusnya membuat mereka tak kesulitan mendatangkan pemain kelas satu.

Richards merupakan pemain berkebangsaan Inggris yang lahir di tenggara London pada 15 Februari 1998. Ia dibesarkan oleh seorang ibu yang berstatus single parent dan memiliki dua saudara laki-laki.

Richards pertama kali menimba ilmu sepak bola bersama akademi Fulham. Ia bergabung sejak berusia 10 tahun.

Awalnya, Richards bermain di posisi sayap kiri. Kecepatan menjadi kekuatan utamanya.

Ironisnya, Fulham melepas Richards begitu saja ketika sang pemain menginjak usia 15 tahun. Reading kemudian bersedia menampungnya.

Pelatih akademi Reading kemudian mengubah posisi Richards menjadi bek kiri secara kebetulan dalam sebuah pertandingan. Siapa sangka jika momen itu mengubah nasibnya.

Satu tahun setelah gabung akademi Reading dan bermain sebagai bek kiri, Richards dipromosikan ke tim senior. Ia bahkan langsung melakoni debut profesional pada laga pembuka Championship 2017-2018.

Richards tampil 16 kali pada musim perdananya memperkuat tim utama Reading. Ia juga mampu menyumbang dua gol.

Ironisnya, Richards justru tampil lebih sedikit pada musim kedua. Namun hal itu tak membuat mentalnya terganggu.

Richards mampu bangkit dan merebut tempat utama di skuat Reading pada musim 2019-2020 dengan bermain sebanyak 35 kali. Sejak saat itu, namanya mulai mencuri perhatian para pemandu bakat.

Sebagai seorang bek kiri, Richards memiliki karakter permainan seperti Aaron Wan-Bissaka. Ia hobi melakukan tekel dengan persentase keberhasilan yang tinggi.

Di sisi lain, Munchen tampak ketagihan dengan talenta muda yang dibina klub-klub Inggris. Hal itu setelah Jamal Musiala yang dibajak dari Chelsea mulai memainkan peran penting di tim utama.

Munchen juga tak mau kalah dengan Borussia Dortmund yang cukup sukses dalam membajak talenta-talenta muda asal Britania Raya. Apalagi mereka tak perlu mengeluarkan biaya untuk menggaet Richards.

Kini tinggal bagaimana Richards memanfaatkan kesempatan tersebut. Ia bisa naik level jika mampu tampil maksimal bersama Munchen,

Andai hal itu terjadi, pintu timnas Inggris pasti terbuka lebar untuk Richards. Namun sekarang, ia harus fokus dulu memberi kado perpisahan kepada Reading berupa tiket promosi ke Premier League.