BolaSkor.com - Pada 13 Agustus 2022 salah satu liga top di Eropa, Serie A, akan memulai musim baru (2022-2023). Tim-tim teratas akan coba merebut titel liga atau Scudetto dari tangan juara bertahan, AC Milan.

Perebutan Scudetto, posisi empat besar (zona Liga Champions), serta perjuangan menjauh dari zona degradasi jadi sajian menarik yang dibahas tiap musimnya.

Berbicara mengenai zona degradasi, tiga tim juga promosi dari Serie B. Mereka menggantikan Cagliari, Genoa, dan Venezia yang gagal sintas di Serie A musim lalu dan degradasi.

Baca Juga:

Ronaldo: Inter dan Juventus Bersaing, Milan Gagal

Cari Pengganti Paul Pogba, Juventus Incar Dua Gelandang Sekaligus

Cedera Lutut, Paul Pogba Tinggalkan Tur Pramusim Juventus

Ketiga tim itu adalah Lecce, lolos ssbagai juara Serie B, diikuti runner-up Serie B Cremonese, dan terakhir pemenang play-off adalah Monza. Cremonese kembali ke Serie A setelah menanti 26 tahun, sementara itu Monza untuk kali pertama bermain di Serie A.

BolaSkor.com telah menyiapkan sekilas profil singkat mengenai tiga klub promosi Serie A 2022-2023. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Cremonese

Stadion: Stadio Giovanni Zini
Pelatih: Massimiliano Alvini
Kapten: Matteo Bianchetti

26 tahun penantian Cremonese berakhir, tapi ironisnya, pelatih yang membawa mereka promosi Fabio Pecchia pergi dan digantikan Massimiliano Alvini. Pada bursa transfer musim panas sejauh ini Cremonense telah memboyong Charles Pickel, Giacomo Quagliata, Frank Tsadjout, Tommaso Milanese, dan Johan Vasquez.

Musim lalu kekuatan tim berjuluk La Cremo ada di lini depan, dengan Luca Zanimacchia dan Cristian Buonaiuto menorehkan masing-masing delapan gol. Plus gol bisa tercipta dari banyak arah dengan adanya setidaknya lima permain berbeda mencetak lima gol.

Tanpa adanya pemain yang menonjol dengan kualitas di atas rata-rata, serta fakta permainan mereka yang banyak belum diketahui Serie A, Cremonese bisa jadi kejutan untuk setidaknya merepotkan tim-tim besar.

2. Monza

Stadion: Stadio Brianteo
Pelatih: Giovanni Stroppa
Kapten: Mario Sampirisi

Pertama kali promosi ke Serie A sejak didirikan pada 1912 (109 tahun lalu). Monza seringkali berkutat di divisi bawah Italia, tapi sejak diakuisisi Silvio Berlusconi pada 2018 perlahan klub berjuluk I Biancorossi bangkit.

Monza promosi ke Serie B pada 2020 (setelah 19 tahun lamanya) dan dua tahun setelahnya, promosi untuk kali pertama ke Serie A. Perjalanan menarik untuk klub yang pernah dinyatakan bangkrut dua kali.

Datangnya Berlusconi mengubah Monza. Berlusconi, dengan pengaruhnya yang kuat di Italia sebagai eks pemilik AC Milan dan juga mantan Perdana Menteri, mengubah keadaan di Monza.

Pemain satu demi satu datang dari Andrea Ranocchia, Warren Bondo, Alessandro Sorrentino, Pedro Pereira, Michele Di Gregorio, hingga Alessio Cragno.

Bahkan dengan pengaruhnya ada rumor Monza akan merekrut Edinson Cavani hingga bek Arsenal, Pablo Mari.

Monza dilatih eks pelatih Crotone, Giovanni Stroppa, dan mereka memiliki beberapa pemain yang berpengalaman di Serie A. Monza bisa bertahan di Serie A jika memiliki semangat tinggi.

3. Lecce

Stadion: Stadio Via del Mare
Pelatih: Marco Baroni
Kapten: Fabio Lucioni

Lecce dilatih pelatih yang sudah memulai karier kepelatihan sejak 2003, Marco Baroni, dan kembali ke Serie A setelah dua tahun absen. Sejauh ini pergerakan mereka di bursa transfer cukup bagus dengan meminjam pemain atau merekrut pemain gratisan.

Gianluca Fraboota, Wladimiro Falcone, Lorenzo Colombo, Federico Di Francesco, hingga Daniel Samek jadi beberapa rekrutan Lecce.

Gelandang asal Brasil, Gabriel Strefezza, menjadi motor serangan Lecce musim lalu dengan catatan 14 gol dan enam assists. Tapi sayangnya top skorer mereka, Massimo Coda, pergi ke Genoa setelah mencetak 20 gol dan memberi delapan assists.