BolaSkor.com - Kurang dari tiga bulan event akbar sepak bola dunia empat tahunan, Piala Dunia 2022, akan dihelat di Asia untuk kali pertama sejak 2002 (Korea Selatan dan Jepang). Pada tahun ini Piala Dunia diadakan di Qatar.

Waktu dihelatnya Piala Dunia 2022 dimainkan di waktu yang tidak lazim dalam kalendar sepak bola Eropa, yakni pada November hingga Desember 2022. Kendati demikian liga-liga Eropa menyesuaikannya dengan jeda paruh musim yang lebih cepat.

Ada delapan stadion yang akan digunakan di Piala Dunia 2022 dan salah satunya baru ini dikenalkan ke publik, yakni Lusail Stadium, dengan memainkan laga Piala Super Lusail antara klub Arab Saudi, Al Hilal, dengan klub Mesir Zamalek.

Baca Juga:

5 Fakta yang Perlu Diketahui Mengenai Lusail, Stadion Terbesar di Qatar

Profil Stadion Piala Dunia 2022: Al-Bayt Stadium, Bermain Bola di Bawah Tenda

Piala Dunia 2022: Aturan Mengenai Minuman Alkohol di Qatar

Menilik Lusail Stadium sebagai salah satu terbesar di Qatar dan juga menjadi venue final Piala Dunia 2022, berikut BolaSkor menyajikan profil mengenai Lusail Stadium

Sejarah, Nama, Kapasitas, Budaya, dan Desain

Lusail Stadium masuk kategori stadion baru di Qatar karena pembangunan dimulai pada April 2017, kemudian pembangunan berakhir pada 2021 - satu tahun lebih dari yang diagendakan (2020). Itu terjadi karena pandemi virus corona.

Perencanaan dalam pembangunan itu sudah dimulai pada 2014 dan dibangun oleh dua perusahaan, HBK Contracting (HBK) dan China Railway Construction Corporation (CRCC). Desain stadium dirancang oleh perusahaan Inggris, Foster + Partners, dan Populous.

Lusail Stadium juga menggunakan tenaga surya untuk mendinginkan dan memiliki footprint zero carbon. Tidak ada penamaan khusus dari Lusail Stadium, karena Lusail memang jadi kota tempat stadion berada dan kota memiliki populasi kurang lebih 250.000 penduduk.

Lusail Stadium juga memiliki desain modern tapi tak lupa dengan budaya dan tradisi yang jadi budaya. Desainnya terinspirasi oleh interaksi antara cahaya dan bayangan, melambangkan lentera Arab yang terkenal dengan sebutan Fanar.

Fasad dan bentuk stadion juga menggambarkan motif dekoratif pada bejana dan mangkuk, yang digunakan di wilayah Arab dan memberi penghormatan kepada karya seni dunia Arab.

Lusail Stadium menjadi salah satu stadion terbesar di Qatar dengan kapasitas mencapai 80.000 penonton, terpaut 20.000 dengan stadion terbesar kedua Al-Bayt Stadium.

Fasilitas

Lusail Stadium merupakan stadion ramah lingkungan karena mereka menghemat air sebanyak 40 persen, lebih banyak dari pembangunan stadion konvensional lainnya. Mereka menggunakan metode pembangunan jangka panjang dan juga mengukur dengan baik daur ulang air limbah.

Air daur ulang itu digunakan untuk menyiram tanaman di sekitar venue. Juga dengan bahan mutakhir Polytetrafluoroethylene (PTFE), atap melindungi stadion dari angin hangat, mencegah debu, serta memungkinkan cahaya masuk dengan cukup untuk rumput di lapangan serta keteduhan di dalam area.

Fasilitas di dalam dan sekitar stadion juga dibuat untuk fans yang datang dari tempat tinggal, toko, restoran, fasilitas perawatan kesehatan, dan juga sekolah.

Satu hal menarik lainnya dengan Lusail adalah akses yang mudah dicapai dengan transportasi publik. Pengguna Kartu Hayya dapat menggunakan sistem transportasi publik Qatar gratis dari tanggal 11 November hingga 23 Desember 2022.

Fans juga dapat mengakses stadion dengan menggunakan Doha Metro dan tiba di Stasiun Lusail QNB, dekat dengan Stadion Lusail.

Pengemudi juga akan dapat mengakses stadion dari Al Khor Expressway. Akan ada sejumlah fasilitas park and ride di dekat stadion. Pasca 2022, masyarakat akan dapat mencapai fasilitas tersebut dengan menggunakan Light Rail Tram Lusail.

Venue Final dan Laga-laga yang Dihelat di Lusail Stadium

Dengan kapasitas 80.000 penonton tidak heran apabila Lusail Stadium menjadi venue final Piala Dunia 2022. Selain final, enam laga di fase grup juga berlangsung di Lusail Stadium, plus juga menghelat laga 16 besar, perempat final, dan semifinal.

Berikut jadwal laga-laga yang akan dihelat di Lusail Stadium:

22 November: Argentina vs Arab Saudi
24 November: Brasil vs Serbia
26 November: Argentina vs Meksiko
28 November: Portugal vs Uruguay
30 November: Arab Saudi vs Meksiko
2 Desember: Kamerun vs Brasil
6 Desember: 16 Besar
9 Desember: Perempat Final
13 Desember: Semifinal
18 Desember: Final