BolaSkor.com - Bali United merupakan salah satu klub baru di kancah persepak bolaan Tanah Air. Namun dalam waktu singkat, Serdadu Tridatu bisa menjadi salah satu icon Pulau Dewata. Bali United pun sudah menjadi klub modern dengan mulai melepas sahamnya ke publik sebesar 33,33 persen.

Baca Juga: Profil Tim Liga 1 2019: PSIS Semarang

Bali United
kuat Bali United saat berlatih di Gelora Trisaksi Legian, Selasa (13/11). (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)

Sejarah Klub:

Bali United awalnya merupakan klub Putra Samarinda. Klub ini bermarkas di Samarinda dan sudah eksis sejak tahun 1989. Putra Samarinda berkompetisi sejak era Galatama. Kemudian, sejak peleburan Perserikatan dan Galatama menjadi Liga Indonesia, Putra Samarinda tetap menunjukkan eksistensinya.

Putra Samarinda mengalami kesulitan keuangan sejak Liga Indonesia terbentuk. Pada tahun 2003, Putra Samarinda dan Persisam, klub yang didanai oleh APBD Samarinda ini bergabung untuk membentuk Persisam Putra Samarinda.

Pada 2008/2009, Persisam Putra Samarinda menang Divisi Utama dan berhak promosi ke Indonesia Super League (ISL). Perpecahan Persisam Putra Samarinda terjadi pada tahun 2014.

Baca Juga: Profil Tim Liga 1 2019: Semen Padang

Bali United
Bali United saat menang 3-0 atas Blitar United di Piala Indonesia 2018. (BolaSkor.com/Kristian Joan)

Untuk meningkatkan daya jual dan prestasi, manajemen Persisam Putra Samarinda menyatakan berubah nama menjadi Bali United FC Oleh karena itu, tim pindah dari Samarinda ke Gianyar, Bali.

Kiprah Bali United di kancah kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia, hanya seumur jagung. Pasalnya, ISL 2015 terhenti akibat konflik sepak bola nasional.

Kemudian, Bali United mengikuti sejumlah turnamen seperti Piala Presiden 2015 hingga Piala Jenderal Sudirman 2015. Setahun berikutnya, Bali United mengikuti Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu hanya finis di urutan ke-12 dengan perolehan 40 poin dari 34 laga.