BolaSkor.com - Perseru Badak Lampung FC, sebenarnya pendatang baru di Liga 1 musim ini. Tapi, tim asal Bandar Lampung bukan tim promosi dari Liga 2.

Badak Lampung FC merupakan akuisisi dari Perseru Serui. Meski nama tim tetap mengandeng Perseru, namun ini tim berbeda 100 persen.

Manajemen, pelatih, pemain, stadion, suporter berbeda dengan Perseru. Sebagai pendatang baru, Perseru Badak Lampung FC dipercaya punya semangat lebih besar dan akan dapat menjadi kuda hitam.

Perseru Badak Lampung FC, klub baru yang mengakuisisi Perseru Serui musim ini dan bakal bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda, Way Halim, Bandar Lampung.

Sebelum akuisisi menjadi Perseru Badak Lampung FC, tim asal Papua bernama Perseru pertama kali mencicipi kasta tertinggi yakni pada musim 2013.

Pada penghujung musim Liga 1 2018, persaingan di zona degradasi terbilang cukup ketat. Tapi, Perseru cukup beruntung karena berhasil lolos dari zona merah dan bertahan di Liga 1 dengan berada di peringkat ke-14 dengan 42 poin.

Tapi, lantaran mengalami krisis keuangan, Perseru akhirnya dibeli oleh seorang pengusaha di Lampung. Pangkalan mereka pun terpaksa dipindahkan ke Lampung.

Sebelumnya, kandang mereka adalah Stadion Marora. Stadion Sumpah Pemuda, Way Halim yang jadi rumah baru bisa menampung 15.000-20.000 penonton.

Baca Juga: Profil Tim Liga 1 2019: PSS Sleman

Jan Saragih diplot menjadi pelatih. (Instagram Badak Lampung FC)

Untuk mengarungi Liga 1 musim ini, manajemen mempercayakan jabatan pelatih kepada Jan Saragih. Terakhir kali, pelatih asal Medan, Sumatera Utara, itu sukses membawa Bogor FC promosi ke Liga 2 2019. Namun demikian, negosiasi kontrak Jan Saragih bersama Bogor FC tidak menemui kesepakatan.

Semenjak resmi ditunjuk sebagai arsitek pada 22 Maret lalu, Jan Saragih pun langsung bergerilya membetuk skuat musim ini. Pemain-pemain yang direkrut Perseru Badak Lampung FC pernah bermain di Liga 1.

Untuk prestasi, saat masih bermarkas di Serui, tim Perseru pernah keluar sebagai runner-up Divisi Utama 2013.