BolaSkor.comPersita Tangerang bukan nama asing lagi di kancah sepak bola Indonesia. Tim berjuluk Pendekar Cisadane ini pernah menjadi salah satu tim penghasil pemain-pemain berbakat, sebut saja Ilham Jayakesuma, Zainal Arief, Firman Utina, dan Muhammad Roby.

Namun kiprah tim asal Kabupaten Tangerang ini tidak segarang era 1990-an. Persita pernah menjadi juara Divisi 1 pada tahun 1993/94. Bahkan pada tahun 2002 mereka pernah berhasil menjadi runner-up Liga Indonesia.

Tahun 2008 menjadi masa kelam Persita, di mana harus tergelincir ke Divisi 1 dari Divisi Utama Liga Indonesia. Semenjak itu, prestasi Persita mulai tidak konsisten. Persita pun kembali terdegradasi pada tahun 2013 ke Divisi Utama.

Baca Juga:

Persita Tangerang Akan Datangkan 10 Pemain Berlabel Liga 1

Persita Tangerang Coret Tiga Pemain Berpengalaman, Salah Satunya M. Roby

Sering berganti pelatih dan tidak konsisten, Persita menjadikan tim ini sangat sulit untuk bisa kembali ke kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu. Tahun 2018 mereka hampir naik kasta, tetapi digagalkan oleh Kalteng Putra.

Pada tahun 2019, akhirnya Persita berhasil lolos dan kembali berlaga di Liga 1. Tampil konsisten di bawah asuhan Widodo Cahyono Purto, Persita berhasil menjadi runners-up Liga 2 2019, usai di final Liga 2 kalah dari Persik Kediri.

Persita kini bisa bernafas lega, usia lolos ke Liga 1. Egy Melegiansyah dah kawan-kawan ini juga memiliki stadion baru yang dinilai layak untuk menggelar pertandigan di Liga 1 2020.

Sebelum memiliki Stadion Benteng, lapangan yang dipergunakan oleh Persita adalah Lapangan LPK dan Lapangan Achmad Yani. Ketika perkembangan sepak bola Tangerang kian maju pesat, maka terlontar ide untuk pembangunan stadion yang representatif.

Berdirilah stadion megah kebanggaan masyarakat Tangerang, yakni Stadion Sport Center Dasana Indah Kabupaten Tangerang. Luasnya mencapai 44.000 meter persegi, dan ini menjadi kandang terbaru dari Persita.

Baca Juga:

Final Liga 2: Persik Kediri Juara Usai Menang Dramatis atas Persita

Taklukkan Persiraja Melalui Adu Penalti, Persik Promosi ke Liga 1 dan Tantang Persita di Final

Mateo Bustos
Mateo Bustos

Pemain masuk:

Mateo Bastos, Eldar Hasanovic, Tamirlan Kozubaev, Evgeniy Budnik, Taufiq Febriyanto, Edo Febriansyah, Dallen Doke, Miftah Anwarsani, Syaeful Anwar, Hamka Hamzah, Try Hamdani Goentara, Ricky Kayame, dan Samsul Arif.

Pemain keluar:
Asri Akbar, Asep Budi, Diego Banowo, Novrianto, Arfan Disupu, Sadam Silvano, Amarzukih, Habibi, Arianto, Muhammad Roby, Arisandi