BolaSkor.com - Seluruh pecinta sepak bola di dunia akan menyoroti performa Timnas Jerman di Piala Dunia 2018. Bukan sekedar sebagai kandidat juara, kiprah Jerman di Rusia - tempat berlangsungnya Piala Dunia 2018 - dalam mempertahankan titel akan dilihat publik.

Jerman merupakan juara bertahan yang meraih titel Piala Dunia empat tahun lalu di Brasil. Die Mannschaft - julukan Jerman - mengalahkan Argentina di final melalui gol tunggal Mario Gotze.

Tahun ini, Jerman tergabung di grup F bersama Meksiko, Korea Selatan, dan Meksiko. Di atas kertas, Jerman seharusnya tidak memiliki kendala lolos sebagai pemuncak klasemen. Khususnya jika melihat rekor sempurna Jerman di Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa.

Jerman yang berada di grup C lolos sebagai juara grup yang berisikan Irlandia Utara, Republik Ceko, Norwegia, Azerbaijan, dan San Marino. Statistik Jerman adalah 10 kemenangan tanpa pernah kalah dan imbang, dengan torehan 43 kali mencetak gol, kebobolan hanya empat gol, dan mengoleksi 30 poin.

Kelebihan Jerman adalah kualitas merata di tiap lini. Situs resmi Bundesliga sampai bisa membagi Jerman menjadi empat tim, dari tim A hingga D, dengan isi skuat yang berbeda, tapi tidak mengurangi kualitas bermain. Joachim Low, pelatih Timnas Jerman, memiliki kemewahan dalam memilih pemain.

DFB selaku Federasi Sepakbola Jerman memiliki struktur yang baik dalam mengembangkan pemain muda. Alhasil, Jerman tidak pernah kehabisan talenta yang memiliki jam terbang tinggi di level klub. Baik itu pemain yang bermain di dalam negeri atau di luar Jerman.

Jadi, meskipun Jerman tidak lagi diperkuat Philipp Lahm, Per Mertesacker, dan Miroslav Klose, yang pensiun pasca Piala Dunia 2014, mereka tetaplah jadi kekuatan yang akan disegani lawan-lawannya di Piala Dunia nanti. Kombinasi skuat muda-senior Jerman, yang dibarengi kualitas dan pengalaman bermain, akan jadi kunci kekuatan Jerman.

Patut diingat, Jerman selalu jadi kandidat utama di tiap turnamen besar, baik itu Piala Dunia atau Euro. Mereka sudah menjadi juara dunia empat kali pada tahun 1954, 1974, 1990, dan 2014, serta tiga kali meraih Euro pada tahun 1972, 1980, dan 1996.