BolaSkor.com - Bali United tak sekadar numpang lewat ketika mengikuti Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Skuat besutan Aleksandar Stefanovski punya potensi membuat kejutan. Yo Sua menjadi salah satu senjata Bali United meraih prestasi.

Yo Sua merupakan satu dari tiga sosok di Bali United yang punya nama besar saat kompetisi masih bertajuk NBL Indonesia. Yo Sua masuk dalam deretan pemain yang sukses mencapai 1000 poin. Kala itu, dia berseragam Satya Wacana Salatiga.

Selain Yo Sua, ada pula pemain senior Bali United, Ponsianus Nyoman "Komink" Indrawan dan asisten pelatih, IGN Teguh Putra Negara. Setelah tujuh tahun, tentu Yo Sua semakin matang dan punya kualitas untuk diandalkan Bali United.

Apalagi setelah perjalanan bagus bersama Satya Wacana, Yo Sua sempat menjadi bagian dari Satria Muda Jakarta dan CLS Knights Surabaya. Dua tim yang punya mental juara.

Yo Sua datang dengan semangat tinggi. Selain memiliki tantangan baru, Bali United bukan sekadar klub baru biasa. Mereka dikenal memiliki manajemen olahraga yang luar biasa. Hal ini terbukti ketika membawa tim sepak bola merajai Liga 1 2019.

Baca Juga:

Profil Yerikho Tuasela, Calon Bintang Bali United di IBL 2021

PPKM di Pulau Dewata, Bali United Lakukan Penyesuaian

"Saya melihat Bali United punya tujuan bagus dalam membangun tim basket di Bali. Manajemen tim dari Bali United juga sangat profesional. Itu sudah saya rasakan saat proses interview dan tawaran fasilitas yang saya dapatkan. Itu yang membuat saya tertarik bergabung," terang Yo Sua.

Pada fase awal ini, Yosua merasa pilihannya tak salah. Yo Sua sangat nyaman berada di tim Bali United. Adaptasi berjalan bagus, baik itu dengan pemain maupun staf pelatih.

"Suasana tim semakin bagus. Chemistry di dalam maupun luar lapangan juga sudah mulai kelihatan. Saya pun senang bisa tinggal di Bali, karena memang saya suka dengan pantai. Kadang sore-sore, ketika tidak ada latihan, saya dan istri menghabiskan waktu dengan duduk-duduk di pantai," tutur Yo Sua.

Yosua sebenarnya tak sabar bertanding dengan seragam Bali United. Sayang, rencana menghelat seri perdana IBL 2021 pada 15 Januari lalu gagal terwujud. Mereka hanya sempat melakoni uji coba melawan West Bandit Solo dan Pelita Jaya Jakarta.

Dua laga itu memang berakhir dengan kekalahan. Namun, Yo Sua melihat tim mengalami perkembangan yang bagus. Namun tentu saja kekalahan tak bisa dibanggakan, berapa pun skornya.

Yo Sua
Yo Sua. (Istimewa)



"Tim kita harus mempunyai mental yang kuat untuk mendapatkan kemenangan. Harapan saya harus ada uji coba lagi dengan tim-tim IBL untuk memperkuat mental bertanding sebelum menghadapi kompetisi yang sebenarnya," jelas Yo Sua.

Yo Sua cukup optimis tim akan terus berkembang hingga IBL 2021 dihelat. Tim mulai memahami apa yang diinginkan pelatih asal Makedonia, Aleksandar Stefanovski.

"Adaptasi dengan pelatih tidak terllau susah. Untuk strategi, kita sudah mulai mengerti apa yang coach mau. Dengan berjalannya waktu latihan yang ada akan membuat adaptasi dengan coach semakin membaik," tegas Yo Sua.

Masih ada waktu bagi Yo Sua dkk. untuk memperbaiki kualitas. Bila mereka semakin tangguh, harapan membuat kejutan di IBL 2021 terbuka lebar. Bukan tak mungkin Bali United akan mewakili Divisi Merah, menembus babak play-off, sesuai target pada musim pertama. (Laporan Kontributor Putra Wijaya/Bali)