BolaSkor.com - Paris Saint-Germain (PSG) punya senjata rahasia untuk meredam kekuatan Bayern Munchen pada final Liga Champions 2019-2020. Sosok itu adalah Marco Verratti yang baru pulih dari cedera.

Verratti merupakan pemain penting di lini tengah PSG. Namun ia datang terlambat ke Portugal untuk melakoni lanjutan Liga Champions karena menyembuhkan cedera betis.

Verratti absen saat PSG mengalahkan Atalanta secara dramatis pada perempat final. Ia juga hanya tampil pada tujuh menit terakhir ketika Les Parisiens menang 3-0 atas RB Leipzig di semifinal.

Baca Juga:

Prediksi PSG Vs Bayern Munchen: Menuju Treble Winners Bersejarah

Hadapi PSG di Final, Pelatih Bayern Munchen Enggan Ubah Filosofi Permainan

Perjalanan PSG Menuju Final Liga Champions 2019-2020: Jalan Mulus Les Parisiens ke Puncak

Marco Verratti

Hal itu secara langsung membuat Munchen kesulitan membaca permainan PSG saat Verratti bermain. Padahal Pemain berkebangsaan Italia itu bisa merusak dominasi Die Roten di lini tengah.

"Jelas dia (Verratti) tidak akan bisa bermain selama 90 sampai 120 menit, terutama di lini tengah di mana kami mengharapkan banyak intensitas. Kami akan melihat apakah dia bisa tampil sebagai starter atau menjadi penentu untuk kami," kata pelatih PSG, Thomas Tuchel pada sesi jumpa pers jelang laga.

Peran Verratti di lini tengah PSG tak perlu diragukan lagi. Hanya cedera yang membuatnya terlempar dari skuat inti.

Kehadiran Verratti bisa membuat pertarungan di lini tengah seimbang, Thiago Alcantara tak akan leluasa menyuplai bola ke lini depan Munchen.

Menarik melihat cara Tuchel dalam memainkan Verratti. Dengan kondisi fisik yang belum prima, butuh perhitungan waktu yang tepat untuk memaksimalkan kemampuan pemain berusia 27 tahun itu.