BolaSkor.com - PSG (Paris Saint-Germain) menjadi bintang di bursa transfer musim panas 2021. Itu tak diragukan lagi setelah tim arahan Mauricio Pochettino merekrut nama-nama top yang menjadikan mereka Los Galacticos baru.

Sergio Ramos, Gianluigi Donnarumma, Georginio Wijnaldum, Danilo Pereira, Achraf Hakimi, Nuno Mendes, hingga Lionel Messi datang ke Parc des Princes melengkapi skuad PSG yang sudah kuat.

Aktivitas Les Parisiens - julukan PSG - turut mendapatkan perhatian dari mantan pemain mereka Jerome Rothen. Satu yang mendapat perhatian adalah Sergio Ramos.

Baca Juga:

Ketika PSG Tak Dapat Membeli Segalanya dengan Uang

Mbappe Harus Legawa jika Messi Cetak Banyak Gol di PSG

Bom Waktu dalam Skuad PSG

Sergio Ramos dan Kylian Mbappe

Pemain berusia 35 tahun direkrut gratis pasca kontraknya berakhir dengan Real Madrid yang sudah dibelanya dari 2005. Status, pengalaman, dan kualitasnya tak diragukan lagi. Tapi Rothen khawatir Ramos tak lagi sama pasca cedera.

Seperti diketahui Ramos belum memulai debutnya di PSG karena cedera. Dia baru diprediksi bermain pada 22 September melawan Metz di Ligue 1.

"Menderita cedera otot betis menjelang akhir karier Anda benar-benar berita buruk karena itu adalah cedera yang jarang Anda pulihkan sepenuhnya," kata Rothen sebagaimana dilansir dari Marca.

“Begitu pemain meningkatkan ritmenya, baik selama pertandingan atau dalam sesi latihan dengan PSG, dia mungkin tidak dapat melanjutkannya."

"Dan ketika seorang pemain mencapai usia tertentu, dia perlu memainkan sejumlah pertandingan untuk kembali ke performanya."

"Apakah dia bisa kembali ke level teratas jika dia terus-menerus merasakan sakit di betisnya? Saya sangat ragu tentang itu."

PSG Salah Besar Rekrut Sergio Ramos

Itu jadi alasan pertama Rothen mengkritik keputusan PSG rekrut Ramos, selain itu eks pemain PSG medio 2004-2010 menilai Ramos tidak lebih baik ketimbang Marquinhos dan Presnel Kimpembe.

Jika Ramos dihadirkan PSG untuk memberikan mentalitas juara di ruang ganti pemain, menurut Rothen Marquinhos dan Kimpembe telah memberikannya.

"Ketika dia (Ramos) tiba, semua orang mengatakan bahwa Sergio Ramos akan mengubah mentalitas di dalam ruang ganti," lanjut Rothen. "Tapi saat ini, Marquinhos dan Kimpembe jauh di atas Ramos dalam hal pengaruh"

“Keterampilan motivasinya tidak cukup saat ini di PSG. Dia perlu membawa lebih banyak ke tim di lapangan."

"Jika dia tidak mampu melakukan itu, tidak ada gunanya memiliki dia. Itu sebabnya saya merasa bahwa merekrut Ramos adalah ide yang buruk untuk PSG," urai dia.