BolaSkor.com - Paris Saint-Germain (PSG) dianggap gagal memaksimalkan bakat besar seorang Neymar. Bersama Les Parisiens, bintang berkebangsaan Brasil itu berubah menjadi anak nakal yang manja.

Kritikan itu disampaikan langsung oleh mantan pemain PSG, Edouard Cisse. Ia melihat adanya perubahan karakter Neymar dari saat di Barcelona.

Seperti diketahui, PSG membajak Neymar dari Barcelona pada musim panas 2017. Raksasa Prancis itu rela mengeluarkan dana sebesar 222 juta euro untuk menebusnya dan memecahkan rekor transfer dunia.

Baca Juga:

Bukan Lionel Messi, Pep Guardiola Jatuh Cinta kepada Marco Verratti

PSG 2-0 Manchester City: Satu Penyesalan Pep Guardiola

Bukan Lagi di Barcelona, Kini Messi Diminta Melayani Mbappe

Neymar

Sejak saat itu, Neymar sukses mempersembahkan sepuluh trofi domestik bagi PSG. Namun ia gagal mewujudkan target utama klub yaitu gelar Liga Champions.

"Di Barcelona ada sebuah struktur dan Neymar memiliki gaya permainan yang lebih bersih, meskipun dia lebih banyak menggiring bola. Tugasnya adalah mendobrak garis pertahanan, membuat perbedaan dan mengoper bola ke Jenderal (Lionel) Messi," kata Cisse kepada Le Parisien.

"Di Paris, mereka (PSG) memberinya kunci dan mereka membiarkannya melakukan apa yang dia inginkan. Dalam satu saat, dia tersesat."

"Dia adalah pemain hebat, tidak ada yang bisa membantahnya, tapi dia telah menjadi anak nakal yang manja dan dia mengatur semua orang di sekitarnya," tambahnya.

Semasa memperkuat PSG, Neymar memang sempat melakukan hal kontroversial baik di dalam maupun luar lapangan. Hal seperti ini jarang terjadi saat masih memperkuat Barcelona.

Manajemen PSG harusnya mendengarkan kritik Cisse tersebut. Performa Neymar terbukti mulai mengkhawatirkan pada awal musim 2021-2022.

Neymar terlambat mengikuti pramusim usai memperkuat Timnas Brasil di Copa America. Ia kemudian dituding kelebihan berat badan usai kembali dari liburan.

Neymar kini sudah tampil tujuh kali di semua kompetisi. Hasilnya, ia hanya mampu mencetak satu gol dari titik penalti dan dua assist.

Kontribusi tersebut tentu sangat minim untuk ukuran bintang utama PSG. Bukan tidak mungkin posisinya akan mulai tergusur menyusul datangnya Lionel Messi dan kian bersinarnya Kylian Mbappe.