BolaSkor.com - Beredar kabar tentang wacana Liga 2 2021 yang akan menggunakan pemain asing. Presiden PS Hizbul Wathan (PSHW) Dhimam Abror Djuraid menolak kehadiran pemain asing di kasta kedua sepakbola Indonesia.

Rencana penggunaan pemain asing di Liga 2 2021 pertama kali dilontarkan manajemen Sriwijaya FC. Bahkan, wacana tersebut tidak dibantah PT Liga Indonesia Baru (LIB). Namun, operator kompetisi itu masih menunggu kepastian dari PSSI terkait dengan regulasi yang akan digunakan untuk musim 2021.

Kendati demikian, Abror berharap rencana tersebut dapat ditinjau ulang. Pasalnya, kompetisi Liga 2 merupakan ajang pembinaan. Ia mengatakan kehadiran pemain asing akan berdampak pada pemain lokal yang memiliki potensi.

Baca Juga:

Libur Dua Pekan, Manajemen Dewa United FC Beri Pemain PR

Beto Goncalves Antusias dengan Ambisi Tinggi Persis Solo

“Saya kira harus dikaji kembali. Karena persoalaannya (Liga 2) untuk pembinaan. Persaingan itu harus dibatasi. Karena di Liga 2 itu baru belajar menjadi tim profesional,” ungkap Abror kepada BolaSkor.com.

Mantan Ketua Harian KONI Jawa Timur tersebut menyebutkan jika wacana pemain asing diloloskan berlaga di Liga 2 dapat membuat klub-klub jor-joran. Padahal tidak semua klub didukung finansial yang sehat. Ditambah sudah satu tahun penuh, kompetisi di Indonesia vakum karena pandemi Covid-19.

“Kalau kemudian di Liga 2 ada pemain asing, tentu akan jor-joran lagi. Sementara tim-tim kecil tidak bisa bersaing. Kemudian bagaimana dengan pembinaan pemain-pemain lokal, kapan lagi?” cetus Abror.

“Coba lihat di Liga 1. Ambil contoh pemain posisi striker, akibatnya ketika timnas Indonesia cari penyerang lokal yang produktif sudah susah sekarang. Rata-rata posisi kunci diisi pemain asing semua. Belakang, tengah hingga depan,” tambahnya.

Alhasil, Abror dengan tegas menolak wacana tersebut. Menurutnya, operator kompetisi perlu melihat perkembangan Liga 2 lebih dulu. “Jadi, kalau saya menilai belum saatnya pakai pemain asing. Lebih baik fokus ke pemain lokal. Nanti kalau perkembangan Liga 2 tampak bisa betul-betul menjadi kompetisi yang bagus, baru kita pikirkan lagi. Kalau menurut saya (musim 2021) belum,” pungkasnya. (Laporan Kontributor Keyzie Zahir/Surabaya)