BolaSkor.comPSIS Semarang telah siap melawan Madura United, pada lanjutan pekan kelima Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (29/9) pukul 18.15 WIB.

Asisten pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury mengakui sadar betul tim yang dihadapinya ini adalah salah satu tim besar di Liga Indonesia. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, Madura United selalu di papan atas klasemen kasta tertinggi sepak bola Tanah Air .

‘’Kami sadar dan tahu semuanya. Mereka sekarang dilatih oleh pelatih berpengalaman Rahmad Darmawan,” kata Imran, Selasa (28/9).

Meski demikian Imran sudah menekankan kepada setiap pemain bahwa tidak ada tim besar yang tidak bisa dikalahkan dan pemain bintang yang tidak bisa ditaklukan.

“Untuk itu kami akan mengejar poin penuh di pertandingan nanti,” tambahnya.

Baca Juga:

Jadwal Liga 1 2021/2022 Hari Ini: Laga Seru Persipura Vs Arema FC

Hasil Liga 1: Persija Kontra Persita Berakhir Sama Kuat

Sedangkan mengenai jadwal padat di Liga 1 saat ini, Imran sudah berdiskusi dengan tim pelatih untuk rotasi pemain.

‘’Tentu saya akan melakukan rotasi. Tapi saya tidak bisa mengatakan sekarang karena saya masih harus melihatnya lagi hingga latihan terakhir,” jelas Imran.

Mengenai kekuatan materi pemainnya, Imran sedikit lega untuk hal ini. Terlebih kabar positif didapatkan dengan pulihnya beberapa pemain yang sebelumnya mengalami cedera, termasuk kiper Jandia Eka Putra. Jandia seperti diketahui pada pertandingan melawan Arema FC lalu harus ditarik keluar dan digantikan dengan Joko Ribowo.

“Kalau Jandia saya pastikan sudah bisa main,’’pungkas Imran.

PSIS Semarang
Latihan PSIS Semarang. (Media PSIS)

Pelajari Kekuatan Madura United

Imran Nahumarury menyebut bahwa timnya sudah melakukan analisa pertandingan Madura United pada tiga laga sebelumnya. Menurutnya, tim asal Pulau Garam ini merupakan salah satu tim kuat dengan kedalaman skuat yang cukup bagus.

“Madura United salah satu tim kuat. Kedalaman skuat mereka bagus. Dari belakang sampai depan bagus. Namun kita sudah lakukan analisa pertandingan mereka. Setiap klub tentu pasti punya kelemahan dan kekuatan. Nah kelemahan Madura United yang coba kami manfaatkan untuk mencuri kesempatan mencetak gol dalam laga," tuturnya.

“Pelatihnya kan mentor saya coach RD (Rahmad Darmawan). Beliau juga punya jasa besar terhadap karier sepak bola saya karena dulu saat saya masih di Ragunan, beliau yang menjemput saya untuk bermain di Persikota Tangerang,” kata Imran. (Laporan Kontributor Ahmad Rizal/ Semarang)