BolaSkor.com - Robert Rene Alberts tidak mau mencari kambing hitam atas lepasnya peluang memetik angka penuh. Keunggulan sejak menit kedua lewat gol Ferdinand Sinaga, tidak berarti apa-apa saat Persela berhasil membalasnya melalui lesakan Diego Assis di menit 13.

Meski masih bisa meraup satu angka, namun Robert terlanjur kecewa dengan permainan anak asuhnya. Zulham Zamrun dkk. dianggap bermain tidak sesuai harapannya, dengan membuang beberapa peluang emas di babak kedua, yang seharusnya bisa merubah keadaan.

"Saya kecewa saat sudah unggul satu gol, kenapa pemain jadi lengah dan tidak fokus sehingga Persela membalas gol," beber pelatih PSM Makassar asal Belanda itu.

"Mereka seringkali melakukan kesalahan elementer. Padahal, peluang tim kami cukup banyak untuk kembali mencetak gol," tambahnya.

Kekecewaan itu bisa jadi juga disebabkan besarnya harapan untuk meraih kemenangan. Setelah mengalahkan Bhayangkara FC di pekan ke-16, PSM belum mampu mengulanginya dalam tiga laga terakhir yang berujung satu kali kalah dan dua kali seri.

Alhasil, posisi tim berjuluk Juku Eja itu pun turun satu tingkat dari dua besar dan berpotensi digeser oleh tim lainnya. Pasalnya, jarak poin antar tim begitu tipis dibandingkan perolehan PSM yang kini mengoleksi 31 poin.

"Peringkat yang turun itu sudah biasa terjadi di papan klasemen kompetisi ini. Karena jarak poin yang tipis, sehingga tim seperti Bali United bisa menggeser kami (di peringkat dua) dari posisi kedelapan berkat tiga poin mereka," pungkas Robert. (Laporan Kontributor Kristian Joan)