BolaSkor.com - Bidang bisnis PSS Sleman yakni aparrel Sembada memutar otak untuk penjualan marchandise di tengah wabah virus Corona (COVID-19). Tak dipungkiri, virus corona turut melumpuhkan aktivitas hingga menurunkan transaksi penjualan.

Manajer apparel Sembada, Hasbi Sirajudin menjelaskan jika omzet penjualan dari marchandise mengalami penurunan hingga 30 persen. Bahkan kondisi lebih berat diprediksi terjadi bulan depan mengingat kemungkinan tidak adanya pertandingan Liga 1.

"Prediksi kami April pasti ada penurunan omzet yang lebih besar. Bulan ini masih ada tiga pertandingan pada awal bulan yang sangat membantu," ungkap Hasbi.

Baca Juga:

PSSI Tetapkan Status Force Majeure Kompetisi, Cucu Somantri: Ini Saran dari Klub

Kompetisi Diputuskan Force Majeure, PSS Sleman Gelar Rapat Darurat

Pihaknya pun menyiapkan berbagai langkah agar tingkat penjualan bisa kembali stabil. Salah satunya menguatkan strategi via penjualan online.

Dia menambahkan, tidak adanya pertandingan memang menjadi faktor utama menurunnya omzet. Seperti diketahui PSSI telah menghentikan kompetisi hingga batas waktu yang masih belum bisa ditentukan.

"Kami lakukan stimulus lewat online agar masyarakat juga lebih mudah dalam proses pembelian. Tidak perlu datang langsung ke toko," ujar dia.

"Ini juga langkah kami untuk meminimalisir menyebaran virus Corona dengan memberlakukan social distancing. Ada pembatasan jumlah pengunung juga kita lakukan," tambah Hasbi. (Laporan Kontributor Muhammad Fadly/Yogyakarta)