BolaSkor.com - PSSI sudah berkirim surat pada tiga negara kuat di Asia dan Eropa untuk diajak uji coba melawan Timnas Indonesia tahun ini. Salah satu kejutannya, PSSI ingin skuat besutan Shin Tae-yong menghadapi Kroasia.

Kekecewaan memang ada di antara suporter Timnas Indonesia ketika uji coba Evan Dimas Darmono dkk. hanya menghadapi Timor Leste. Secara ranking dunia, Timor Leste (196) jauh di bawah Indonesia (164). Prestasi di Piala AFF 2020 juga jomplang.

PSSI ternyata sudah memiliki program untuk uji coba lawan tim-tim dengan kualitas bagus. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menuturkan ada tiga negara kuat yang diajak uji coba tahun ini.

Baca Juga:

Akbar Firmansyah Turut Dipanggil ke Timnas, Persebaya Siap Mencetak Bintang Baru

Joao Bosco dan Miro Baldo, Eks Timnas Indonesia Bangun Sepak Bola Timor Leste

"Kita sudah berkirim surat pada Kroasia, Tajikistan, dan Uzbekistan. Negara-negara itu punya ranking tinggi di FIFA, sehingga nilainya tinggi poinnya ketika kita bisa melakukan hal-hal yang bagus," kata Iriawan dalam jumpa pers di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (27/1) malam.

Ada harapan besar agar tiga negara tersebut mau menerima ajakan Indonesia. Selain mendapat poin, tentu saja para pemain Indonesia bisa mendapat pelajaran berharga dari Luka Modric dkk.

"Setahun ini sudah kita atur programnya," tutur Iriawan.

Iriawan menyadari bahwa mengajak negara-negara kuat bukan hal mudah. Ada banyak kebijakan mengenai protokol kesehatan yang kadang tak bisa dipenuhi setiap negara.

Bangladesh menjadi salah satu negara yang gagal memenuhi protokol kesehatan di Indonesia. Itulah yang membuat Bangladesh kemudian digantikan Timor Leste secara mendadak.

"Kami memang cari negara-negara dengan ranking di atas kita, tapi ada keterbatasan untuk mereka berangkat ke sini. Aturan di negara kita harus minimal dua kali vaksin dan karantina," papar Iriawan.

Untuk laga melawan Timor Leste, Indonesia akan mendapatkan 10 poin tiap pertandingan. Jadi, jika dua laga di Bali bisa dimenangkan Skuat Garuda, Indonesia dapat 20 poin. (Laporan Kontributor Putra Wijaya/Bali)