BolaSkor.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menegaskan PSSI akan menanggung biasa tes COVID-19 Polymerase Chain Peaction (PCR) dengan metode swab untuk Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 jika ketiga liga tersebut kembali digelar.

Hal ini dilakukan PSSI lantaran sebelumnya pihak klub keberatan dengan biaya tes tersebut. Maka dari itu, PSSI berupaya untuk membantu tim-tim agar bisa melakukan tes PCR.

PSSI sudah memutuskan bahwa Liga 1 akan bergulir pada Oktober mendatang. Sebelum dimulainya kompetisi akan ada beberapa tahapan yang dilakukan oleh pemain, pelatih, dan ofisial tim sesuai protokol kesehatan buatan PSSI, salah satunya tes COVID-19.

Baca Juga:

PSSI Klaim Klub Liga 1 Luar Pulau Jawa Setuju Bermarkas di Yogyakarta

Kompetisi Lanjut Oktober, Ini Penjelasan PSSI soal Gaji Pemain dan Pelatih

Selain test PCR, nantinya tim-tim diwajibkan untuk melakukan rapid test secara berkala guna mencegah penularan Virus Corona ketika Liga 1 kembali digelar.

"Kami sudah komunikasi dengan beberapa klub, memang ada yang keberatan, ada yang tidak. Tentunya nanti dengan PT LIB (Liga Indonesia Baru) akan kami diskusikan," kata Iriawan dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Jakarta, Minggu (28/6) malam.

"Seyogyanya memang nanti federasi menanggung itu, seyogyanya memang demikian," tambah lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Terkait berapa biaya yang akan dialokasikan untuk menjalankan tes tersebut, PSSI belum bisa memastikannya. Jumlah pengeluaran akan diketahui setelah PT LIB melakukan penghitungan kebutuhan anggaran untuk kompetisi.

"Soal itu akan kami jelaskan nanti setelah ada hitungan dari PT LIB," pungkas pria yang juga biasa disapa Iwan Bule itu.