BolaSkor.com - PSSI memberikan respons atas pemberitaan media Korea Selatan Joins yang mewawancarai manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen), Yunus Nusi, mengatakan PSSI masih mengecek kebenaran berita tersebut, termasuk berkomunikasi dengan Shin Tae-yong.

"Shin Tae-yong masih komunikasi dengan PSSI, komunikasi dengan Wasekjen (Maaike Ira Puspita) hari ini dalam rangka pematangan TC (pemusatan latihan). Selama bukan dari Shin Tae-yong atau agensi, kami tidak akan menanggapi," kata Yunus Nusi, dalam juma pers di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6).

"Kami juga sudah tanyakan, sudah konfirmasi ke Shin Tae-yong apakah benar statement itu siapa tahu kan kita tidak tahu media korea seperti apa. Jadi kita tunggu dari dia, kita tidak akan bicara selama belum ada omongan langsung dari Shin Tae-yong” jelasnya.

Baca Juga:

Timnas Indonesia U-19 di Grup A bersama Uzbekistan, Kamboja, dan Iran dalam Piala Asia U-19 2020

Timnas Indonesia U-16 Segrup China, Arab Saudi, dan Jepang di Piala Asia U-16 2020

Sebelumnya media Korea Selatan Joins melansir artikel berisi curahan hati Shin Tae-yong. Di dalam pemberitaan tersebut Shin Tae-yong mengeluarkan unek-uneknya. Shin Tae-yong mengungkapkan keheranannya atas apa yang terjadi di PSSI. Termasuk soal keinginannya menggelar pemusatan latihan di Korea Selatan atau negara lain yang ditolak PSSI. Sang pelatih mempertanyakan komitmen dukungan PSSI kepadanya.

"Ketua PSSI pernah mengatakan dukungan penuh terhadap program saya. Saya ditantang oleh visi. Untuk melakukan itu, kita harus bergerak bersama, langkah demi langkah. Awalnya saya melakukan semuanya seperti itu dan kemudian berubah," kata Shin Tae-yong.

Lalu Shin Tae-yong juga menyinggung pengunduran Ratu Tisha Destria dari Sekjen PSSI. "Pejabat dan kebijakan Federasi Sepak Bola Indonesia sering berubah. Sekjen Tisha yang populer di kalangan penggemar karena kemampuan tiba-tiba mundur pada bulan April."

Masih dalam artikel yang sama, Shin Tae-yong juga menyinggung Indra Sjafri. Sebelumnya, Indra Sjafri dikeluarkan PSSI menjadi asisten pelatih Shin Tae-yong. Indra Sjafri ditunjuk PSSI ssebagai Direktur Teknik yang menggantikan Danurwindo.

"Federasi senang dengan pelatih lokal, setelah pemusatan latihan di Thailand, pelatih lokal pulang tanpa salam di Bandara. Keesokan harinya ketika saya mengakui kesalahan di pertemuan, saya mencoba menerima. Tetapi ia bertanya kepada saya, apa yang saya lakukan salah," jelasnya.

"Pelatih meninggalkan kantor dua bulan dan kemudian menjadi Direktur Teknis Federasi Sepak Bola," jelas Shin Tae-yong.